Breaking News:

Tunggakan Listrik

Sebulan 100 Meteran Pelanggan di Rayon Telanaipura Dicabut

Pesatnya pertumbuhan pelanggan PLN, berlaku beriringan dengan pemutusan pelanggan akibat tunggakan listrik

Penulis: Teguh Suprayitno | Editor: Fifi Suryani
Sebulan 100 Meteran Pelanggan di Rayon Telanaipura Dicabut
TRIBUNJAMBI/TEGUH SUPRAYITNO

Laporan Wartawan Tribun Jambi Teguh Suprayitno

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI – Pesatnya pertumbuhan pelanggan PLN, berlaku beriringan dengan pemutusan pelanggan akibat tunggakan listrik berlarut. Semakin banyak jumlah pelanggan PLN baru, semkin banyak pula listrik pelanggan yang akan dicabut. Bahkan satu bulan bisa sampai 100 pelanggan yang dicabut meterannya akibat nunggak bayar.

“Minimal satu bulan itu 50 pelanggan yang dicabut, kadang juga sampai 100an,” kata Farduansyah, Supervior Administrasi PLN Rayon Telanaipura, Senin (4/5).

Akan tetapi, Arnelis, kepala bagian pemutusan listrik rayon Telanaipura mengatakan, tahun ini jumlah pemutusan mulai menurun. Hal itu dikarenakan, saat ini pihak PLN mulai bersikap tegas pada pelanggannya yang sering nunggak bayar.

Katanya, satu bulan nunggak bayar listrik pihak PLN akan menyegel meteran pelanggan. Dan pelanggan yang menunggak hingga dua bulan, pihak PLN akan mencabut meteran listriknya.

“Kalau sampai akhir bulan ketiga belum dibayar juga tunggakannya, kita akan kenakan biaya pemasangan baru, kalau mau pakai listrik,” kata Arnelis.

Biaya pemasangan baru, untuk listrik rumah tangga atau daya 1300 VA, akan dikenakan biaya Rp 1.244 ribu. Meski demikian, pelanggan harus tetap melunasi tunggakan listriknya sebelum memasang baru. “Kalau nggak dilunasi tunggakannya, kita tidak akan layani.”

Pada April lalu, sedikitnya ada 50an pelanggan listrik rayon Telanaipura yang diputus PLN. Padahal pihak PLN menargetkan pada hari jadi PLN ke 75, semua rumah penduduk di Indonesia telah dialiri listrik.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved