Klek, Api Langsung Beng! Warga Lain di Thehok Menyesal
Genap seminggu proyek City Gas dirasakan masyarakat Talang Serdang, Jambi.
Penulis: Teguh Suprayitno | Editor: Nani Rachmaini
Laporan Wartawan Tribun Jambi Teguh Suprayitno
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Genap seminggu proyek City Gas dirasakan masyarakat Talang Serdang, Jambi. Pemanfaatan gas bumi ini pun mendapat respon positif dari masyarakat.
"Klek..beng, apinya itu langsung nyala," kata Zaenal Arifin, warga RT 28 Talang Serdang, Thehok, Jambi, Sabtu (2/5).
“Kalau ada macetnya, hidupin dulu tahan dua detik, matiin baru hidupin lagi, klek..beng langsung hidup,” imbuhnya.
Zenal merasa beruntung bisa mendapatkan jatah dari proyek City Gas, meski sempat mangkrak hingga tiga tahun. Sebab hanya dengan Rp 30 ribu biaya pemasangan selang gas ke kompor miliknya, dia bisa menikmati gas murah.
“Cuma buat ongkos pasang selang itu Rp 30 ribu, pendaftarannya gratis,” tuturnya.
Dia menyebutkan beberapa tetangganya yang tak ingin dipasang pipa City Gas rugi, sebab dia dapat kabar untuk pemasangan baru butuh dana Rp 7 juta.
“Banyak yang nyesal mereka yang dulu nggak mau masang.”
Proyek city gas di Jambi telah dimulai sejak 2012, namun baru diresmikan pada akhir April 2015 oleh Menteri Sumber Daya dan Energi, Sudirman Said. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/kompor-gas-city-gas-masak_20150502_165313.jpg)