Yang Melakukan Perambahan Hutan Di Merangin Penduduk Pendatang
Perambahan yang terjadi di kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) yang masuk wilayah Kabupaten Merangin semakin meluas.
Penulis: Herupitra | Editor: Nani Rachmaini
Laporan Wartawan Tribun Jambi, Herupitra
TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO – Perambahan yang terjadi di kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) yang masuk wilayah Kabupaten Merangin semakin meluas.
Menariknya para perambah tersebut pada umumnya bukan lah merupakan penduduk lokal. Melainkan penduduk pendatang dari luar Kabupaten Merangin.
“80 persen perambah adalah penduduk pendatang seperti dari Sumatera Selatan, Bengkulu dan lainnya,” ujar Kasi Pengelolaan Wilayah II TNKS Merangin-Muara Bungo, Dian Risdianto dikonfirmasi, Sabtu (25/4).
Berbagai upaya untuk menghentikan perambahan ungkapnya, sudah dilakukan. Baik penyuluhan, pemasangan tanda batas maupun patroli langsung dengan melibatkan aparat.
“Upaya pengamanan kawasan TNKS dilakukan dengan mengintensifkan patroli dan sosialisasi kepada masyarakat yang bermukim disekitar kawasan untuk menjaga kelestarian hutan serta ekosistem yang ada di TNKS,” ucapnya. (*)