Harga Bawang Tinggi, Sulastri Hemat Belanja
Sudah dua minggu ini harga bawang merah di pasar tak biasanya mahal.
Penulis: Teguh Suprayitno | Editor: Nani Rachmaini
Laporan Wartawan Tribun Jambi Teguh Suprayitno
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Sudah dua minggu ini harga bawang merah di pasar tak biasanya mahal. Selasa ini harga bawang Jawa mencapai Rp 28 ribu per kilo, padahal harga normalnya hanya Rp 16 ribuan.
Harga bawang Padang juga ikut naik. Yang biasanya dijual Rp 14 ribu dua pekan ini menjadi Rp 24 ribu, atau ada kenaikan Rp 10 ribu per kilonya.
Menurut Joni pedagang bawang, naiknya harga bawang dipengaruhi minimnya pasokan bawang dari Jawa. Banyaknya hujan yang turun membuat hasil panen petani bawang berkurang.
"Di Jawa itu banyak yang gagal panen akibat banyak hujan, jadi harga di agen naik. Makanya mahal sekarang," tutur Joni saat ditemui di pasar Angso Duo Jambi, Selasa (21/4).
Kenaikan harga bawang membuat pengelola dapur harus berhemat. Tak jarang ibu-ibu yang belanja memangkas jumlah belanjaan untuk bumbu dapur satu ini.
"Beli Rp 3.000 saja, habis mahal terus dari kemarin. Nanti dihemat-hemat saja pakainya," kata Sulastri. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/pedagang-bawang-merah-angso_20150421_112900.jpg)