"Saya tak Pernah Main-main"
Kejaksaan Negeri (Kejari) Muara Bungo tengah menggarap beberapa kasus berbau korupsi. Terbaru adalah
Penulis: muhlisin | Editor: Fifi Suryani
Laporan Wartawan Tribun Jambi, Muhlisin
TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BUNGO - Kejaksaan Negeri (Kejari) Muara Bungo tengah menggarap beberapa kasus berbau korupsi. Terbaru adalah pemeriksaan beberapa orang terkait pembangunan gedung sekretariat DPRD Bungo.
Kamis (2/4) Kejari Muara Bungo kedatangan 'tamu' tak diundang. Sekelompok pemuda dan mahasiswa Bungo berorasi di depan kantor Kejari Muara Bungo. Juga terkait kasus gedung ini.
Fahlefi, salah seorang pentolan pendemo, mengatakan ada beberapa hal yang mereka sorot. Pertama adalah ia menduga ada mark up anggaran untuk gedung tersebut.
Lalu hal kedua yang mereka suarakan adalah soal pengerjaannya. Fahlefi mengatakan bangunan dikerjakan asal jadi serta tidak tepat waktu.
"Itu dua item pokok pertama. Soal dugaan mark up dan pengerjaan yang menurut kami asal jadi," ujar Fahlefi kepada Tribun, Kamis siang.
Lalu hal ketiga adalah pernyataan dukungan kepada Kejari Muara Bungo. Ia mengatakan, mendukung penuh beberapa gebrakan terakhir Kejari Muara Bungo belakangan ini. Yakni terkait beberapa kasus berbau korupsi yang digarap korp adhyaksa.
Kajari Emilwan Ridwan, mengatakan pihaknya konsisten dalam hal pemberantasan korupsi. Ia mengatakan tak akan memberi angin kepada kasus-kasus yang menimbulkan kerugian negara.
"Saya tak pernah main-main. Bicara pemberantasan korupsi, kami sangat serius. Silakan lihat sendiri bagaimana kami bekerja," ujar Emil, sapaan akrabnya.
Terkait kasus bangunan gedung sekretariat DPRD, ia mengatakan ini digarap oleh satu tim. Dimana tim ini bekerja dengan target-target waktu yang harus terpenuhi.
"Mereka bekerja dengan target waktu. Saya kasih waktu satu bulan, kita lihat perkembangannya," ujar Emil lagi