Pilkada Tanjabbar

Pilkada Tanjabbar Digiring Untuk Head to Head

‎Di Pilkada 2010 keadaan ini terjadi, ketika Usman Ermulan dan Katamso head to head melawan incumbent Safrial dan Yamin

Penulis: Awang Azhari | Editor: Deddy Rachmawan

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Awang Azhari

TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL -‎Satu hal yang sulit dilepas dalam momen politik seperti Pilkada di Tanjung Jabung Barat, secara natural terbentuk faksi kekuatan antara Ilir dan Ulu, sehingga para politikus dan partai dalam merajut kekuatan selalu menjadikan faksi tersebut sebagai dasar.

‎Di Pilkada 2010 keadaan ini terjadi, ketika Usman Ermulan dan Katamso head to head melawan incumbent Safrial dan Yamin. Meski di luar pemerintahan tapi ketika itu Usman Katamso berhasil menang dengan selisih kurang lebih 12 ribu suara. Tercatat mereka menang di tujuh kecamatan wilayah Ilir.

Hal ini tak bisa dilepas dari faksi politik antara Iir dan Ulu, secara matematika, jumlah pemilih di kawasan Ilir memang jauh lebih tinggi ‎dibanding Ulu, ibu kota kabupaten (Kuala Tungkal/Tungkal Ilir) menjadi penunjang tertinggi, ketika itu Usman di Kecamatan Tungkal Ilir meraih 21 ribu lebih suara, dan Safrial notabene incumbent hanya 12 ribu.‎ Secara kumulatif ketika itu Usman-Katamso meraih 76.414 suara dan Safrial-Yamin 64.487 suara.

Dalam helatan Pilkada yang akan terlaksana Desember mendatang, faksi ini seperti tetap akan digunakan. Arah politik yang ada mengerucut untuk menciptakan calon tunggal dari Ulu dan Ilir atau head to head.

Ulu akan tetap diwakili Safrial yang memang sudah sejak lama melakukan penjajakan dan terakhir ia juga telah daftar ke beberapa partai. Sementara Ilir ada nama yang sudah buming untuk maju sebagai kandidat calon bupati, seperti H Muklis (Sekda Tanjab Barat) yang sudah sejak lama membangun kekuatan politik, dan Mukri.

Arah untuk menggiring atau menciptakan peta politik sama seperti tahun 2010 itu tak dibantah oleh Ketua DPD PAN Tanjab Barat, Suhatmeri. Ada beberapa partai yang saat ini melakukan konsolidasi‎ baik di tingkat daerah maupun pusat, untuk menyamakan visi di Pilkada nanti.

"Akan segera muncul, apakah itu head to head, bulan depan diperkirakan sudah bisa dilihat. Kami terus berkoordinasi," kata Suhatmeri kepada Tribun, Minggu (29/3).

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved