Wapres Resmikan Gentala dan Titian Arasy
Wakil Presiden BEM Unja: Kami akan Visum Kawan Kami
Satu orang mahasiswa kepalanya luka dan satu luka ringan pada tangan dan kaki pada demonstrasi mahasiswa di depan Unja Telanai, pada Sabtu (28/3).
Penulis: Jaka Hendra Baittri | Editor: Nani Rachmaini
Laporan Wartawan Tribun Jambi, Jaka Hendra Baittri
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Satu orang mahasiswa kepalanya luka dan satu luka ringan pada tangan dan kaki pada demonstrasi mahasiswa di depan Unja Telanai, pada Sabtu (28/3). "Kami berencana akan melakukan visum kawan-kawan kami," kata Wahid Hidayat, Wakil Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Jambi.
Ia menambahkan bahwa dari rumah sakit membutuhkan surat keterangan polisi. "Jadi kami akan melapor dulu," katanya.
Dua mahasiswa yang dikeroyok polisi ini langsung dibawa ke rumah sakit Raden Mattaher Jambi. Kepala salah satu mahasiswa yang berinisial Y mengalami jahitan luka selebar 0.5 sampai 1 cm, yang berinisial A kakinya dan tangannya setelah diinjak mengalami kesulitan berjalan.
Sebelumnya demonstrasi adalah gabungan berbagai aliansi yang terdiri dari BEM universitas dan fakultas UNJA dan IAIN Jambi. Ada pula dari PMII, KAMMI dan organ ekstra lainnya yang kemudian menamakan dirinya Aliansi Mahasiswa Cinta Indonesia.
Mereka menuntut agar pemerintah menurunkan harga-harga dan naikkan nilai tukar rupiah, kembalikan penegakan hukum yang bebas kepentingan politik, batapkan pemberian jabatan bagi kroni timses dan relawan Jokowi dan lindungi hak serta kepentingan pribumi dari kepentingan asing. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/kepala-luka-diperban-bocor.jpg)