Konflik Manusia dan Gajah

Haris Sekarang Terdeteksi di Taman Raja

Laporan terkini dari anggota Forum Konservasi Gajah Indonesia, Alber, pesan yang dikirimkan GPS Collar menunjukkan Haris

Penulis: Teguh Suprayitno | Editor: Fifi Suryani

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Teguh Suprayitno

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Laporan terkini dari anggota Forum Konservasi Gajah Indonesia, Alber, pesan yang dikirimkan GPS Collar menunjukkan Haris (gajah) berada di kawasan desa Taman Raja, Kecamatan Batang Asam, Tungkal Hulu, yang berjarak 60 kilometer dari kawasan eks HPH Dalek.

“Hasil dari GPS hari ini (kemarin) posisinya itu tiga kiloan dari Taman Raja, atau 1,3 kilometer dari Jalan Lintas Timur Sumetara,” katanya, saat dihubungi via telepon, Selasa (10/3).

Sementara tiga anggota BKSDA wilayah III Jambi telah melakukan identifikasi seekor gajah yang sempat membuat heboh warga dusun Lubuk Bernai, desa Suban, kecamatan Batang Asam, Kuala Tungkal, Jambi minggu lalu.

Namun, hingga sore ini Kepala Seksi Wilayah III, Farid mengaku belum menerima informasi terbaru terkait keberadaan gajah sumetera tersebut.

“Kita masih nunggu laporan dari anggota yang di lapangan, nanti setelah itu baru tahu apa yang akan kita lakukan,” katanya.

Sebelum ada putusan dari pihak BKSDA, dia berencana untuk menggiring Haris (gajah) ke wilayah hutan produksi terbatas (HPT) yang dikelola PT Rimba Hutani Mas.

“Mungkin nanti kita kan arahkan ke sana, soalnya di sana hutannya masih cukup bagus, dan itu wilayah hutan yang paling dekat saat ini,” ujar Farid.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved