Kenaikan Harga Beras
Kabar Beras Mahal, Korem Cek Stok Beras di Bulog
Usai menghadiri rapat pimpinan di Polda Jambi, Jajaran Korem 042/Gapu dan Kodim 0415/Batanghari pagi Rabu (4/3) kemarin mendatang
Penulis: Teguh Suprayitno | Editor: Fifi Suryani
Laporan Wartawan Tribun Jambi Teguh Suprayitno
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI – Usai menghadiri rapat pimpinan di Polda Jambi, Jajaran Korem 042/Gapu dan Kodim 0415/Batanghari pagi Rabu (4/3) kemarin mendatang gudang bulog Kota Jambi untuk memastikan kondisi stok beras di Jambi.
Kedatangan mereka dilatarbelakangi tingginnya harga beras di Jambi beberapa hari terahir. Kolonel Inf.Harianto Komandan Korem 042/Gapu mengatakan kedatangannya ke gudang bulog hanya untuk memastikan stok beras di Jambi dalam kondisi aman. Terlebih ada pesan presiden saat rapat pimpinan untuk menjaga kestabilan harga beras.
“Tadi laporan dari kepala bulog, beras-beras di pasar masih beredar normal,” katanya di gudang bulog.
Komandan Korem Gapu ini juga mengatakan bahwa dia mendapat laporan kondisi beras di daerah dalam keadaan aman. Namun katanya, pihak Korem tetap mengantisipasi terjadi kelangkaan beras di pasar maupun harga yang melonjak tinggi.
Dirinya juga mengatakan pihak TNI siap membantu bila dibutuhkan operasi pasar ke daerah. “Kalau dibutuhkan kendaraan, kita juga siap mendorong,” katanya.
Kolonel Inf.Harianto juga mengatakan harga beras yang dikabarkan hingga Rp 12 ribu dipasaran, katanya bukan di Kota Jambi. sebab harga beras medium di Kota Jambi masih dijual dikisaran harga Rp 8000an per kilo. Sementara akunya, beras yang beredar di pasar banyak beras premium.
Dia juga mengatakan akan meninjau gudang-gudang milik swasta untuk mengantisipasi penimbunan maupun pengoplosan beras. Menurut Danrem yang membuat harga beras mahal di pasar disebabkan adanya penimbunan oleh para pengusaha. “Tetapi kalau kita pantau di Jambi yang kayak gitu tidak ada,” katanya.
Danrem Gapu ini juga menyakini panen raya yang dimulai Maret ini bisa mencukupi kebutuhan Jambi, bahkan untuk menyumbang beras nasional.