Heboh, Beredar SMS Palsu BKD Merangin Minta Honorer Didata
Beberapa minggu terakhir, tenaga honorer dilingkup Pemerintah kabupaten (Pemkab) Merangin dibuat heboh
Penulis: Herupitra | Editor: Fifi Suryani
Laporan Wartawan Tribun Jambi, Herupitra
TRIBUNAJMBI.COM, BANGKO - Beberapa minggu terakhir, tenaga honorer dilingkup Pemerintah kabupaten (Pemkab) Merangin dibuat heboh dengan beredarnya pesan singkat (SMS) oknum yang tidak bertanggung jawab.
Pasalnya, dalam SMS yang mengatasnamakan salah satu Kepala Bidang (Kabid) di Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Merangin tersebut, tiap kepala Sekolah (Kepsek), Kepala UPTD, dan instansi untuk mendata ulang tenaga honorernya.
Tenaga honorer yang didata terutama honorer yang sudah mengabdi sejak 2005. Honorer tersebut informasinya akan diangkat langsung menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).
Kepala BKD Merangin, membenarkan adanya isu yang berkembang tersebut. Namun ia membantah dengan tegas, jika pihaknya tidak pernah mengirimkan SMS seperti yang dimaksud.
"Ya walaupun saya belum dapat isi SMSnya langsung, tapi memang ada sms yang berkembang. Itu tidak benar sama sekali, kita (BKD) tidak pernah mengirimkan SMS tersebut," ujar Haswar dikonfirmasi di ruang kerjanya, Senin (2/3).
Sampai saat ini dikatakan Haswar, BKD belum mendapat perintah dari Bupati Merangin untuk melakukam pendataan. Jika pun ada katanya, pihaknya tidak menyampaikan dengan cara SMS.
"Belum ada perintah dari bupati. Kalaupun ada pendataan ulang kita kirimkan surat resmi bukan SMS," ucapnya.
Dengan demikian tambah Haswar, ia menghimbau agar tidak terpancing dengan isu yang tidak jelas sumbernya tersebut.
"Sudah ada yang datang menanyakan soal pendataan itu. Saya harap jangan percaya. Kita sudah buat pengumuman resmi untuk mengabaikan SMS itu," pungkasnya.