Pembangunan Infrastruktur
April, Jalan Tol Trans Sumatera Mulai Dibangun
Pemerintah akan mulai merealisasikan pembangunan tiga proyek infrastruktur di Sumatra dan Jawa bagian barat.
TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Pemerintah akan mulai merealisasikan pembangunan tiga proyek infrastruktur di Sumatra dan Jawa bagian barat. Tiga proyek yang akan dimulai pembangunannya itu adalah pembangunan jalan tol Trans Sumatra, Pengembangan dermaga Bakauheni, dan pengembangan serta penambahan dermaga di Pelabuhan Merak.
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mengatakan, pembangunan tiga proyek infrastruktur ini akan dilaksanakan oleh perusahaan pelat merah. Untuk proyek pengembangan dan pembangunan Pelabuhan Merak dan Bakauheni misalnya, akan dilakukan oleh PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry.
Sedangkan pembangunan ruas jalan tol Trans Sumatra akan dilakukan oleh PT Hutama Karya. "Ini tidak lepas dari penyertaan modal negara yang telah disetujui Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Pemanfaatan PMN ini yang terbesar untuk pengembangan koridor ekonomi Sumatra," ujar Rini, Senin (23/2).
Catatan saja, total nilai investasi tiga proyek infrastruktur di ujung Jawa dan Sumatra yang akan dimulai pengerjaannya itu mencapai Rp 63,5 triliun (lihat tabel).
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono menambahkan, meski pemerintah menunjuk BUMN tertentu untuk menggarap proyek ini, tapi pemerintah juga memberi kesempatan kepada BUMN yang bersangkutan untuk menggandeng investor lain untuk ikut serta dalam proyek ini.
Basuki menambahkan, khusus untuk pembangunan jalan tol Trans Sumatra, rencananya pembangunan akan dimulai dari ruas Bakauheni-Palembang. Menurutnya, seluruh persiapan untuk pembangunan jalan tol ini sudah rampung, termasuk persiapan lahan.
Pacu pembebasan lahan
Berdasarkan data yang ada, saat ini sejumlah lahan yang diperlukan untuk pembangunan jalan tol Trans Sumatra sudah berhasil dibebaskan. Salah satunya lahan untuk ruas Kayu Agung-Palembang-Betung. "Untuk ruas lain akan dibebaskan oleh Gubernur Lampung dan Gubernur Sumatra Selatan. Kami sudah siapkan anggaran Rp 110 miliar untuk membantu pembebasan lahan itu," katanya.
Gubernur Lampung Ridho Ficardo menyatakan, pemerintah daerah Lampung siap menyelesaikan pembebasan lahan untuk proyek jalan tol Trans Sumatra ini. Menurutnya, saat ini pemerintah daerah Lampung telah membentuk dua tim khusus untuk sosialisasi demi kelancaran proses pembebasan lahan.
Dia berjanji menggandeng pemerintah kabupaten untuk mempercepat pembebasan lahan. "Minggu depan kami sudah mulai membebaskan setiap lahan yang dibutuhkan proyek ini," kata Ridho.
Berikut tiga proyek infrastruktur Jawa dan Sumatra yang akan digelar April:
1. Jalan tol Trans Sumatra Rp 53 triliun PT Hutama Karya
2. Pengembangan Pelabuhan Bakauheni Rp 2,5 triliun PT ASDP
3. Pengembangan dan Penambahan Pelabuhan Merak Rp 8 triliun PT ASDP