Young Ster

Familiar dengan Lapangan Tenis Sejak Bayi

NYARIS 40 tahun, petenis Jambi tak ada yang berhasil masuk empat besar atau semi final Telkom Fiks Open.

Penulis: wahid | Editor: Fifi Suryani
Familiar dengan Lapangan Tenis Sejak Bayi - MELANI7.jpg
TRIBUN JAMBI/ALDINO
Familiar dengan Lapangan Tenis Sejak Bayi - MELANI.jpg
TRIBUN JAMBI/ALDINO
Familiar dengan Lapangan Tenis Sejak Bayi - MELANI2.jpg
TRIBUN JAMBI/ALDINO

TRIBUNJAMBI.COM - NYARIS 40 tahun, petenis Jambi tak ada yang berhasil masuk empat besar atau semi final Telkom Fiks Open. Ajang bergengsi yang menjadi barometer tenis nasional inipun seakan menjadi momok. Namun di penghujung 2014, kejutan diberikan Melanie, petenis muda asal Jambi. Tak hanya masuk semi final, perempuan yang saat ini masih duduk di bangku kelas VII SMP tersebut berhasil bertengger di posisi 3. Selang satu minggu, Melanie bahkan berhasil bertengger di posisi pertama ajang AFR Remaja Tenis, Jakarta.

Itu hanya dua dari kejuaraan tenis yang pernah Melanie ikuti. Bila dihitung sejak SD, puluhan piala berhasil disabet pemilik nama lengkap Melanie Oka Sabina. Ketika ditemui Tribun, Jumat (9/1) sore pun, dengan polos gadis kelahiran 13 Oktober ini ‘menyerah’ menyebutkan semua prestasi, saking begitu banyaknya. Namun dari perbincangan itu Tribun mengetahui bahwa setidaknya Melanie berhasil menyabet gelar dari 12 kejuaraan yang ia ikuti, termasuk diantaranya Sumeks Open, O2SN, Popda hingga Gubernur Cup.

Bicara soal perjalanan bermain tenis, putri semata wayang pasangan Burhannudin dan Sapta Florina ini sebenarnya sudah mulai berlatih tenis ketika berusia 6 tahun. Ketika itu Melanie masih kelas 2 SD. Dilatih oleh Benny Lailan, pelatih tenis Jambi sekaligus pamannya. Di tangan sang paman itulah bakat Melanie berkembang hingga menjadi seorang petenis profesional.

Menurut sang paman, sejak bayi Melanie memang sudah sering main ke lapangan. Hal itu terus berlanjut hinga Melanie kanak-kanak. Akhirnya, ketika kelas II SD pun, naluri Melanie untuk mendekati lapangan tenis muncul. Meski awalnya, sedikit terbumbui ajakannya, namun secara naluri Melanie memang sudah menyukai tenis lapangan.

“Sejak sebelum bisa jalan dia sudah sering dibawa ke sini. Kebetulan saya yang ngurus lapangan tenis, ya namanya keponakan sering bermain di sini. Jadi mungkin sudah familiar dengan bola dan lapangan tenis. Tapi memang saya lihat sepertinya dia digariskan Tuhan jadi pemain tenis, bakat dan talentnya sangat bagus,” papar Benny ketika ditemui Tribun di lapangan tenis Dispora Provinsi Jambi.

Melani pun hanya tersenyum. Menurut penyuka fried chicken ini, ia hanya merasa senang ketika bermain tenis, selain memang disadarinya bermain tenis memberikan dampak yang positif bagi kondisi fisiknya. Di luar dua alasan itu, Melanie mengaku menemukan keluarga baru yang berisi teman-teman yang menyenangkan.

Di mata sang pelatih, Melanie memiliki bakat tenis berupa pukulan dua tangan yang unik. Pukulan ini tak semua orang bisa melakukannya. Karena kalau tidak lincah dan seimbang bisa-bisa pemainnya bisa terjatuh. Keunggulan pukulan dua tangan sendiri menurut Benny jelas terlihat dari segi powernya yang mantap.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved