Toko Emas Dirampok

Polisi Lumpuhkan Penembak Muhtar

Pelaku sempat berusaha kabur. Polisi yang tak mau kehilangan buronannya terpaksa melumpuhkan dengan menghadiahi timah panas yang mengenai kakinya.

 
TRIBUNJAMBI.COM, MERANGIN - Polisi terpaksa bertindak keras. Satu pelaku pencurian dengan kekerasan yang nekat menembak korbannya hingga meninggal dunia di Merangin terpaksa di lumpuhkan dengan timah panas. Satu pelaku lain juga ikut diamankan. Dua pelaku lain masih dalam kejaran.
Informasi yang diperoleh, satu pelaku yang terpaksa ditembak oleh petugas kepolisian adalah Arman (28) warga Kecamatan Air Hitam Sarolangun. Pelaku dibekuk tim buru sergap (Buser) Polres Merangin pada Minggu (14/12) sekitar pukul 07.00 WIB di Desa Mekar Jaya Kecamatan Tabir Selatan. Saat diamankan, pelaku sempat berusaha kabur. Polisi yang tak mau kehilangan buronannya terpaksa melumpuhkan dengan menghadiahi timah panas yang mengenai kakinya.
Kapolres Merangin, AKBP Munggaran melalui Kaur Bin Ops (KBO) Reskrim, Ipda Didih dikonfirmasi mengatakan, penangkapan dua pelaku ini berkat kerjasama dengan tim Polsek Tabir serta masyarakat. Dari hasil pengembangan, pelaku diduga berjumlah empat orang.
Para pelaku yang berhasil dibekuk ini sebutnya, beberapa waktu lalu melancarkan aksinya di Desa Rantau Limau Manis, dan berhasil menggasak harta berharga milik Mukhtar pada Kamis (11/12) sekitar pukul 18.15 WIB. Tidak hanya itu, para pelakupun menembak korban (Mukhtar) di bagian pinggul. Korban akhirnya meninggal dunia setelah sebelumnya sempat mendapat perawatan di rumah sakit.
Dijelaskannya, sebelum menangkap Arman, pihaknya terlebih dahulu menangkap Dayat (30) warga Desa Rantau Limau Manis di rumahnya, Jumat (12/12). Dayat ditangkap, tanpa melakukan perlawanan, dan kini sudah diamankan di Mapolsek Tabir.
"Saat kejadian perampokan, kami langsung melakukan penyelidikan, dan hasilnya kami mengetahui identitas para pelaku," ungkap Ipda Didih.
Dijelaskannya, untuk penangkapan Arman, pihaknya mendapat informasi dari warga Desa Mekar Jaya, kalau ada seseorang yang dicurigai keluar dari kebun milik warga. Saat itu pelaku berusaha menyetop warga, untuk diantarkan ke kediamannya. Namun warga menolak, dan langsung mengamankannya.
"Kami yang mendapat informasi, segera langsung turun ke Desa Mekar Jaya, tetapi saat itu pelaku langsung kabur. Kami memberikan tembakan peringatan sebanyak tiga kali, namun pelaku masih tetap lari, dan terpaksa kami menembak kakinya," jelasnya.
Setelah ditembak, pelaku langsung dibawa ke RSUD untuk mendapatkan perawatan. Ia pun langsung dijebloskan ke sel tahanan untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.
Ipda Didih juga mengatakan, kalau pihaknya masih memburu dua pelaku lain yang sampai saat ini masih buron. dan sekarang pihaknya sudah menyebar beberapa anggota untuk mengejar dua pelaku tersebut.
"Kalau untuk identitasnya belum bisa kami sampaikan, karena sampai sekarang masih dalam pengejaran," tambahnya.

"Dan dari penangkapan ini, kami berhasil menyita satu buah pisau yang digunakan pelaku untuk aksinya di kediaman Mukhtar beberapa waktu lalu," pungkasnya.

Penulis: heru
Editor: duanto
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved