Ada Koperasi Dibentuk Bermodus Kejar Bantuan
Pantun Bukit Seorang Pengamat Ekonomi Jambi mengatakan kebanyakan koperasi-koperasi yang gulungtikar itu bukan tumbuh ‘dari bawah’
Penulis: Teguh Suprayitno | Editor: Deddy Rachmawan
Laporan Wartawan Tribun Jambi Teguh Suprayitno
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Pantun Bukit Seorang Pengamat Ekonomi Jambi mengatakan kebanyakan koperasi-koperasi yang gulungtikar itu bukan tumbuh ‘dari bawah’ karena kebutuhan anggotanya. Tetapi lebih disebabkan karena ada proyek bantuan atapun proyek-proyek sesaat lainnya, sehingga mereka membuat koperasi yang umurnya hanya semalam saja.
Tetapi bukan berarti bantuan yang diberikan pemerintah itu tidak baik untuk perkembangan koperasi, hanya saja lanjut Pantun, bantuan tersebut sering dimanfaatkan orang-orang yang ingin mendapatan uang dengan membuat koperasi dadakan.
Lebih lanjut dirinya mengatakan, Sumber Daya Manusia (SDM) sebagai pengelola koperasi punya peranan penting untuk kemajuan sebuah koperasi. Sehingga dibutuhkan SDM yang benar-benar profesional.
“Kalau SDM-nya tidak profesional tentu koperasi sulit berkembang, malah bisa tutup,” katanya, Kamis (4/12).