BTN Jambi Biayai 1.625 Unit Rumah

Bank Tabungan Negara (BTN) cabang Jambi mencatat realiasi tertinggi penyaluran Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan

Penulis: hendri dede | Editor: Deddy Rachmawan

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Bank Tabungan Negara (BTN) cabang Jambi mencatat realiasi tertinggi penyaluran Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dibanding perbankan lain. Hingga Oktober 2014, BTN telah membiayai 1.625 unit rumah bersubsidi FLPP maupun non subsidi di Provinsi Jambi.

Supervisor BTN cabang Jambi, Fahlevi, mengatakan dari total 1.625 unit rumah baru yang dibaiayai BTN, terdiri dari rumah berskema FLPP sebanyak 1.100 unit dan non subsidi 525 unit. Dia menjelaskan secara nominal realisasi KPR bersubsidi sudah mencapai Rp 79 miliar dari target Rp 63 miliar, atau tumbuh 125 persen.

Sementara penyaluran KPR rumah non subsidi baru Rp 87 miliar dari target Rp 97 miliar. "Secara keseluruhan pencapaian oktober sudah 104 persen, atau Rp 205 miliar dari target Rp 200 miliar. Namun secara tahunan masih belum tercapai target sebesar Rp 272 miliar," jelasnya kepada Tribun, Rabu (26/11).

Dia bilang pada akhir tahun bisanya ada peningkatan permintaan rumah. Seperti di tahun lalu BTN membukukan KPR Rp 247 miliar yang juga didominasi perumahan subsidi. Berkaitan dengan itu, kata Fahlevi, BTN terus memaksimalkan pencapaian target tahunan, termasuk memberikan program promo bunga turun 1 persen KPR komersil, dari 12 persen menjadi 11 persen.

Sedangkan perumahan subsidi masih tetap fix 7,25 persen. Fahlevi bilang dari sisi non performing loan (NPL) KRP berubsidi masih terkendali. Meskipun diakuinya pengaruh gejolak harga komoditi berdampak pada penurunan pembayaran kredit perumahan.

"Tapi tidak siginifikan, harga rumah tiap tahun naik. kita minta jangan sampai menunggak atau jual rumah," ungkapnya.

Target BTN tahun depan, meski belum ditentukan secara resmi oleh kantor pusat jakarta, kata Fahlevi, BTN optimistis mampu tumbuh dikisaran 20-30 persen. Ini melihat potensi pembangunan maupun kebutuhan rumah yang cukup prospektif di Jambi.

Demikian pula dengan perkembangan depelover baru maupun lama juga terus ekspansi melakukan penambahan areal pembangunan. "Kita sudah bekerjsama dengan pengembang dari asosiasi REI maupun Apersi, dan pengembang baru lainnya," katanya.

Ketua DPD REI Jambi, Miftah menambahkan dari 80 pengembang perumahan anggota REI Jambi hampir semua mitra BTN sebagai penyalur KPR. Ke depan REI berharap terkait rumah subsidi secara umum BTN maupun bank lain dapat meningkatkan volumenya. Ini melihat kebutuhan akan rumah berusubsidi yang tinggi di jambi.

Apa yang dicapai tersebut untuk ukuran jambi masih perlu ditingkatkan, karena sejauh ini baru bank BTN yang aktif memberikan KPR bersubsidi. (Hdp)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved