Breaking News:

Citizen Journalism

Irfan Minta Baju Perempuan dari Dalam Kubur

SUASANA menegangkan terjadi pada Rabu malam (22/10) yang berlokasi di lapangan bola Desa Seleman Kec. Danau Kerinci.

Editor: Fifi Suryani
Ist/Fendri Hasari

SUASANA menegangkan terjadi pada Rabu malam (22/10) yang berlokasi di lapangan bola Desa Seleman Kec. Danau Kerinci.  Tepat pada pukul 21.00 Wib seorang pria yang bernama Irfan dikubur secara hidup-hidup. Saat dikubur dalam kuburan dengan panjang sekitar  1,5 meter dan lebar 0.5 meter itu disaksikan oleh ratusan orang yang dimulai dari anak-anak hingga orang dewasa.

Lelaki yang berkulit sawo matang ini, dimasukkan ke dalam tanah yang telah digali ini dengan posisi duduk dengan kaki telentang, terlihat masih ada air setinggi pergelangan kaki orang dewasa dalam galian itu. Usai dimasukkan diatasnya diletakan papan dan akhirnya tanah ditimbun lagi, tidak luput pula diletakkan nisan dan bunga-bunga layaknya seperti kuburan.

Warga sempat penasaran apakah benar orang yang sudah dikubur tadi masih hidup dan bisa berkomunikasi? Penasaran itu terjawab manakala lelaki yang berasal dari Ciamis Jawa Barat itu ketika disapa dan bertanya bagaimana rasanya disana? (Kubur-red).  DIa menjawab baik-baik saja. Dia bilang, begini rasanya dalam kubur, samping kanan dan kiri tanah begitu juga di atasnya.

Lantas baju apa pilihan irfan ketika ditawarin antara baju lelaki dengan baju perempuan. Dengan lantang dia memilih baju perempuan. Lelaki itu pun meminta memilih sendiri baju yang diinginkannya dengan meminjam baju kepada penonton tadi. Berselang beberapa menit, Irfan mengaku sudah memiliki baju. Meski secara kasat mata tidak nampak Irfan keluar dari liang lahat.

Ketika diangkat dari kubur, belum ada suara yang keluar dari mulut Irfan, dia hanya bisa terbaring di tanah  dan terlihat napasnya begitu cepat. Alangkah terkejutnya dia sudah mengenakan pakaian perempuan yang berwarna hijau dan masih dalam keadaan terikat tali. Mulut Lelaki yang berkomunikasi dengannya tadi komat-kamit dan menyemburkan air padanya, Irfan bangun namun masih linglung dan tidak tahu apa yang terjadi padanya.

Hal ini merupakan satu diantara serangkaian pertunjukan debus atraksi maut dari Jawa Barat. Beranggotakan lebih dari 10 orang, mereka yang mengaku berasal dari Bandung ini sudah melakukan atraksi ini beberapa tempat misalnya di Bengkulu, Jambi dan daerah lainnya.

Adapun atraksi yang biasa dipertontonkan mereka yaitu merubah daun menjadi uang, atraksi menginjak-injak kaca, atraksi manusia bertingkah seperti harimau yang memakan seekor ayam mentah-mentah dan atraksi lainnya. Untuk menikmati atraksi ini penonton cukup merogoh kocek Rp 10 ribu saja.

*Fendri Hasari (Penggiat Citizen Journalism dari Kab. Kerinci Jambi)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved