Penerimaan CPNS

Gagal karena Keliru Jadwal

PROSES seleksi CPNS di Kabupaten Tanjab Barat memasuki hari ke empat, dan sejauh ini berlangsung lancar.

Gagal karena Keliru Jadwal
TRIBUNJAMBI/EDI JANUAR
Ilustrasi 

TRIBUNJAMBI.COM - PROSES seleksi CPNS di Kabupaten Tanjab Barat memasuki hari ke empat, dan sejauh ini berlangsung lancar. Hanya ternyata dalam sehari tak sedikit peserta yang tak mengikuti seleksi. Menurut Kepala BKD Tanjab Barat, Zulkifli, di hari pertama pada Minggu (28/9) ada 18 orang peserta yang tak ikut, hari kedua 61, hari ketiga 40 orang.
"Jadi secara kumulatif peserta yang tidak ikut seleksi ada 119 orang dalam tiga hari," katanya, kemarin. Penyebabnya cukup variatif, banyak peserta yang memang sama sekali tidak datang. Namun ada juga yang gagal ikut karena permasalahan teknis seperti tidak membawa KTP asli, tidak membawa nomor tes dan ada juga yang gagal karena keliru jadwal.
"Kemudian gagal karena terlambat, mereka mengaku dapat informasi dari teman jadwal ujian jam 10.00, tapi jadwal dia sebenarnya jam 09.15, makanya kita bilang percaya teman apa jadwal yang kita umumkan," tutur Zulkifli. Tapi, sebut Zul mayoritas yang tidak ikut karena memang mereka tidak datang sama sekali.
Belum diketahui apa indikasi yang menyebabkan mereka tak datang. Apa ada kemungkinan akibat jadwal menyesatkan yang sengaja disebar oknum-oknum tertentu kepada peserta?  "Beberapa orang ada datang konfirmasi masalah jadwal itu, tapi yang lain tidak ada kabar sama sekali, jadi belum bisa diperkirakan," jawabnya.
Selain itu ada hal-hal yang harus diperhatikan benar oleh peserta, diantaranya jam ujian. Tak sedikit peserta gagal ikut seleksi hanya karena ia terlambat beberapa menit. Zulkifli bilang pihaknya tidak bisa membantu jika terlambat walau satu menit, karena wewenangnya ada di BKN yang melakukan seleksi.
"Ada yang dia lagi absen, orang sudah masuk. Pas dia mau masuk sudah tidak bisa lagi, akhirnya gagal. Peraturan dari BKN sepertinya memang sangat ketat," paparnya. Karena itu ia meminta peserta benar-benar disiplin, sesuai pengumuman bagi yang ingin ikut seleksi harus datang miniman 30 menit sebelum jam tes-nya dimulai.
"Dalam 30 menit sebelum seleksi kan ada pengarahan-pengarahan yang diberikan. Makanya jangan terlambat datang walau semenit, kalau telat kita tetap serahkan ke BKN, tapi saya lihat ditolak, kata mereka (BKN) sudah login," pungkas Zulkifli. Untuk yang tak datang, terlambat kemudian ditolak, tidak membawa KTP asli maupun nomor tes, maka secara otomatis gugur.

Penulis: awang
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved