Penerimaan CPNS

Awas Jadwal Tes CPNS Palsu!

Peserta Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kabupaten Tanjung Jabung Barat patut waspada. Ini setelah beredar

Awas Jadwal Tes CPNS Palsu!
TRIBUNJAMBI/EDI JANUAR
Ilustrasi 

TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL -  Peserta Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kabupaten Tanjung Jabung Barat patut waspada. Ini setelah beredar jadwal menyesatkan yang sengaja disebar sengaja oleh oknum-oknum tak bertanggung jawab. Hal ini diketahui oleh panitia seleksi dan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Tanjab Barat, setelah beberapa peserta datang untuk ujian namun ternyata bukan jadwalnya.

Bahkan peserta tersebut membawa pengumuman yang ia terima dengan ditandatangani Sekretaris Daerah (Sekda), Muklis. Banyak kejanggalan yang tertulis dari jadwal tersebut, pertama hanya disebar di kalangan guru (pendidikan), kemudian tandatangan Sekda jauh berbeda dengan tanda-tangan aslinya. Dalam menandatangani jadwal, seharusnya Muklis bukan sebagai Sekda melainkan ketua panitia.
Dikatakan Kepala BKD Tanjab Barat, Zulkifli, selain itu, perbedaan lain jadwal yang menyesatkan ini terletak pada nomor test. Pada jadwal yang asli selain ditandatangani Muklis serta stempel, nomor tes ada 11 digit, namun di jadwal sesat yang disebar di sekitaran Dinas Pendidikan itu hanya ada empat digit.
"Jadi jangan dipercayai jadwal itu. Pengumuman yang asli kita gunakan NIK, itu tidak ada. Yang asli ada nomor peserta dan jadwal ditandatangani oleh ketua panitia, H Muklis," katanya kepada Tribun, Selasa 30/9).
Belum diketahui motif di belakang ini, namun yang pasti jadwal yang terlanjur dijadikan acuan banyak peserta itu sengaja diumumkan dan dipasang di dinding dekat Dinas Pendidikan. Zulkifli memperkirakan, agar banyak peserta dari formasi guru gugur guna mengurangi persaingan.
"Bisa saja ada oknum tak bertanggung jawab membuat jadwal menyesatkan ini, untuk mengugurkan banyak peserta dan mengurangi persaingan, karena terlambat lima menit saja tidak bisa ikut ujian lagi, apalagi kalau sudah beda hari," papar Zulkifli.
Dari formasi yang ada dan jumlah peserta, persaingan untuk formasi pendidikan memang sangat tinggi. Kepala BKD pun menghimbau kepada CPNS untuk melihat jadwal resmi, karena dikhawatirkan jadwal yang menyesatkan itu terlanjur dijadikan patokan oleh banyak peserta.
Undang Ombudsman Untuk Memantau
Di luar masalah yang ada, proses seleksi CPNS Tanjab Barat yang dilaksanakan di STIKOM Jambi sejak Minggu (28/9) berjalan lancar. Panitia tampak berupaya sangat maksimal agar proses seleksi ini berjalan dengan baik dan transparan. Bahkan dalam pelaksanaannya, panitia sengaja mengundang Ombudsman untuk memantau sekaligus secara langsung menyaksikan proses, termasuk mengundang BKD Provinsi Jambi serta pihak kepolisian.
"Ini tak lain sebagai upaya agar proses seleksi ini berjalan efektif, dan benar-benar transparan. Tidak ada permainan dalam seleksi ini karena siapa saja bisa melihat prosesnya, bahkan layar kami siapkan di luar ruang seleksi, di layar ini setiap isian peserta dan nilai bisa dilihat, siapa saja bisa melihat, jadi tahu berapa nilai setiap peserta," kata Panitia Seleksi, Jeter Simamora.
Bukan hanya dapat dilihat dilayar pengumuman sepanjang proses tes, tak lama setelah ujian panitia langsung melakukan print out nilai seluruh peserta dan di pasang di papan pengumuman. Pujian atas proses seleksi-pun terlontar dari peserta, diantaranya Aryani, ia mengaku baru pertama kali melihat dalam proses seleksi CPNS nilai yang didapat keluar setelah soal diisi.

"Jadi kita bisa tahu kemampuan kita, dan nilai peserta lainpun bisa kita lihat," pungkasnya.

Penulis: awang
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved