Hang Out
Sajian Menu Level Pedas di Dapur Iga
Suka menu iga, namun hanya sering menemui sajian tersebut dengan tiga varian rasa saja; iga bakar, iga kecap dan iga bakar madu.
Penulis: Andreas Eko Prasetyo | Editor: Fifi Suryani
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Suka menu iga, namun hanya sering menemui sajian tersebut dengan tiga varian rasa saja; iga bakar, iga kecap dan iga bakar madu.
Tampaknya bagi Anda pecinta menu berbahan dasar daging tersebut, patut hadir ke satu tempat makan baru di Mal WTC Batanghari, yang menawarkan 11 varian menu iga, dengan nama tempat Dapur Iga.
Tempat makan yang berada di lantai dua Mal WTC Batanghari ini, menawarkan kepada Anda sensasi berbeda menikmati menu iga dengan varian rasa nusantara. Bahkan bagi satu menu andalan Dapur Iga, yang bernamakan Iga Saus Woku, menawarkan Anda sensasi pedas dengan level mencapai lima tingkatan.
Disampaikan Consultant Dapur Iga Jambi, Achonk mengatakan, varian menu iga di Dapur Iga memang paling banyak pilihannya, bagi mereka yang menyukai sajian makanan tersebut.
Mengambil rasa dari beberapa masakan khas nusantara, di antaranya Iga Woku yang menjadi andalannya, menu ini menggunakan bumbu dan rempah asal Sulawesi. "Bisa dikatakan, tempat makan yang fokus menawarkan menu iga saja ya Dapur Iga. Bahkan kata dapur bisa diistilahkan sebagai gudangnya menu iga di sini," katanya kepada Tribun, Kamis (25/9).
Tak hanya disitu saja, tempat makan yang merupakan Franchise asal Kota Bandung tersebut, menawarkan pula sajian makanan pedas melalui Iga Saus Wokunya. Memiliki tingkatan dari satu sampai lima.
Level pedas tersebut yang memberi perbedaan pula bagi penikmatnya saat duduk dan mencicip potongan demi potongan daging iga tersebut. "Jadi kalau yang namanya Iga Saus Woku itu, untuk level satu bisa dianggap tidak terlalu pedas, dan dapat dinikmati semua kalangan, namun bila yang level lima bila mereka kuat dan menyukai pedas, memang harus patut coba,"jelasnya.
Saat ini untuk Dapur Iga yang baru beroperasi hampir dua minggu di Jambi, juga menawarkan tempat dengan suasana cozy serta view yang sangat berpapasan dengan suasana gemerlap kota. Tepat mengarah kedepan jalan dan keramaian Mal WTC Batanghari.
Suasana tersebut akan semakin terasa di saat pengunjung hadir dan menikmati sajian iga di malam hari.
Berbicara sajian Iga, pastinya menu ini tidak semua orang menyukainya. Untuk memberi alternatif masyarakat Jambi yang ingin nongkrong namun tidak ingin menikmati santapan iga, ragam menu makanan lainnya tersedia di sana.
Bahkan, minuman yang menjadi penggugah selera di saat menyantap ragam makanan spesial tersedia minuman green tea dan dapur iga punch. "Tambah lagi, kalau makan dan nongkrong di sini gak bakalan suntuk atau bosan, karena ada layanan wifi sama desain tempat yang diset bernuansakan urban classic,"pungkasnya. Terakhir dikatakan Achonk, untuk harga makanan hingga minuman yang disediakan, pengunjung tidak perlu ragu. Karena, semua sajian makanan sampai minuman dapat disesuaikan kantong pelajar, pekerja sampai keluarga.




