Annabell: Mushaf Al Quran Jambi unik

Annabell: Mushaf Al Quran Jambi unik

TRIBUNJAMBI.COM - Sejak pukul 09.00 Annabel Teh Gallop duduk di ruang rapat KKI Warsi, menghidupkan laptopnya dan membuka file-file. Ia mampir ke Jambi bkan hanya karena undangan Jurnal Seloko, tapi juga karena ia senang berbagi ilmu dengan siapa pun terlebih mengenai naskah-naskah lama melayu dan Mushaf Al-Qur'an, pada Senin (15/9).

Di sela-sela presentasinya mengenai metode Kodikologi, kajian mengenai bentuk fisik naskah, ia membuka file digital-nya tentang mushaf Al-Qur'an Nusantara. "Mushaf dari aceh biasanya ada garis-garis warna merah dan hitam,"ungkapnya sembari memindahkan ke gambar lain.

Ia mengaku selalu suka unsur kesenian yang ada di naskah. Di Indonesia, ungkapnya, hanya sedikit saja naskah yang punya hiasan dan lukisan. "Tapi ternyata yang paling indah adalah mushaf Al Qur'an," ungkapnya.

Hal ini menurutnya masuk akal karena Al Quran sebagai naskah yang paling dihormati di tempat ini. Ia pun takjub ketika melihat mushaf Al Quran di Jambi yang berbeda.

Ia sempat takjub melihat mushaf Jambi yang agak berbeda dari yang lainnya. Mushaf yang tak mempunyai garis lurus keatas tak berujung dan garis kebawah mempunyai ujung membentuk persegi. Menurut peserta diskusi itu seperti tak imbang, tapi menurut Annabel ini salah satu yang luar biasa, hal ini menyimpan keunikan tersendiri.

Sejak sekitar 10 tahun yang lalu ia sudah meneliti tentang naskah-naskah yang ada di Asia yang menggunakan bahasa melayu. "Sejak ada permintaan dari kawan meminta bantuan untuk membaca bahasa melayu huruf arab saya tertarik. Karena di Jambi ada khas tersendiri dibanding wilayah lain di indonesia, bahkan di pulau Sumatra sendiri," ungkapnya.

Penulis: Jaka Hendra Baittri
Editor: deddy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved