Sabtu, 11 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Rampok di Bungo Todongkan Pistol ke Syarif

Empat orang pria mendatangi rumah H Syarif, Rabu (17/9) dinihari.

Penulis: muhlisin | Editor: Deddy Rachmawan

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Muhlisin

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BUNGO - Empat orang pria mendatangi rumah H Syarif, Rabu (17/9) dinihari. Sekitar pukul 02.00 pelaku yang menggunakan sepeda motor Yamaha Vixion dan Honda Megapro tiba di kediaman pria 53 tahun itu.

Dengan mencongkel jendela, tiga orang masuk ke dalam rumah. Sementara satu orang lainnya berjaga-jaga di luar rumah. Semua pelaku menggunakan senjata api dan penutup wajah.

Dalam hitungan menit, H Syarif dan keluarganya sudah 'tersandera'. Tiga pria yang masuk ke dalam langsung menodongkan senjata api jenis pistol. Mereka perintahkan H Syarif menunjukkan dimana barang berharga disimpan.

"Sekitar jam 02.00 kejadiannya. Tiga orang pelaku masuk ke dalam rumah dengan cara mencongkel jendela. Sementara pelaku satunya lagi menunggu di luar rumah," ujar Kapolsek Pelepat, Ipda Efendi Muhtar, Rabu siang.

H Syarif sempat dipukul dan ditendang oleh pelaku. Pasalnya ia bersikukuh tak mau menunjukkan barang berharga dan uang disimpan. Namun karena ditodong tiga pistol yang mengarah kepada keluarganya, H Syarif pun menyerah.

Begitu mengetahui lokasi penyimpanan, tiga pelaku lalu bergerak cepat. Mereka menggasak perhiasan emas sebanyak 13 mayam, laptop, kamera, dan handphone.

Tak hanya itu, pelaku juga menemukan uang tunai milik korban. Uang sebesar Rp 88 juta itupun dalam sekejap berpindah tangan. "Total nilai kerugian sekitar Rp 125 juta," ujar Efendi lagi.

Rupanya aksi perampokan ini diketahui oleh tetangga korban. Seorang tetangga datang untuk memberikan pertolongan. Namun si tetangga terpaksa berbalik mundur. Pasalnya ia disambut tembakan oleh pelaku yang berjaga di luar rumah korban.

Beruntung tembakan itu tidak mengenai sasaran. Si tetangga pun terpaksa masuk lagi ke dalam rumahnya. Mengurungkan niat membantu H Syarif sekeluarga.

Namun usai merampok dan ketika hendak meninggalkan TKP, keempat pelaku dipergoki oleh seorang anggota polisi. Bahkan sempat terjadi saling tembak antara polisi dan keempat pelaku. Hanya saja, karena kalah jumlah, oknum anggota Polsek Pelepat pun mundur.
Efendi mengatakan ini termasuk kejadian langka di wilayahnya. Bahkan sangat jarang terjadi perampokan di wilayah hukum Polsek Pelepat.

Namun terkait pelaku rampok di rumah H Syarif, polisi menduga diantara pelakunya ada orang sekitar TKP. Pasalnya pelaku tampak tahu betul kondisi TKP. Terlebih mereka beraksi menggunakan penutup muka agar tidak mudah dikenali wajahnya.

"Pelaku kabur ke arah Bangko. Kasus ini sedang kita dalami. Kita juga menjalin kerjasama dengan jajaran lain, termasuk Polres Merangin," tutupnya. (lis)

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved