Penerimaan CPNS

Pelamar Online Tembus Dua Ribuan

Kantor Pos Bungo menjamin pelayanan maksimal untuk pelamar CPNS. Pihak kantor pos mengatakan hal itu terkait

Pelamar Online Tembus Dua Ribuan
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Muhlisin

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BUNGO - Kantor Pos Bungo menjamin pelayanan maksimal untuk pelamar CPNS. Pihak kantor pos mengatakan hal itu terkait potensi penumpukan tugas terkait lamaran CPNS.

Kepala Marketing Kantor Pos Bungo Bayu Wahyudi, mengkonfirmasi hal itu kepada Tribun. Ia menjamin pihaknya siap melayani pengiriman berkas CPNS.

Ia mengatakan pelamar tidak perlu merasa khawatir. Karena bukan hanya kantor cabang Bungo yang melayani pengiriman berkas CPNS. Melainkan juga 19 kantor pos lainnya yang tersebar di wilayah Kabupaten Bungo.

"Kami juga sudah nambah loket. Sebelumnya tiga, jadi tujuh loket. Antisipasi kalau terjadi lonjakan pelamar CPNS yang ingin kirimkan lamarannya," ujar Bayu, Senin (8/9).

Namun hingga hari keempat lamaran untuk Bungo dibuka, belum ada lonjakan berarti. Bayu mengatakan hingga Senin pukul 16.00, hanya 141 lamaran yang dikirim melalui kantor pos yang berdiri di samping lapangan Semagor, Pasar Bawah Muara Bungo ini.

Lalu apakah ada pelayanan ekstra yang diberikan di kantor pos ini? "Ada. Kita sudah sediakan lima unit komputer dengan jaringan internet yang bisa dinikmati gratis. Jadi pelamar bisa mengakses pendaftaran online di sini," ujar Bayu lagi.

Antusias masyarakat akan pembukaan penerimaan CPNS ini sejatinya cukup tinggi. Hal itu setidaknya terlihat dari membludaknya pelamar yang mendaftar secara online di warnet-warnet.

Sekretaris Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Bungo, H Ansori, juga membenarkannya. Menurutnya, hingga pukul 14.00, jumlah pendaftar secara online sudah menyentuh angka 2.417 orang.

Ia juga mengatakan bahwa pihaknya tidak menerima berkas yang diantar langsung ke kantor BKD Bungo. Berkas lamaran harus dikirim melalui kantor pos. Baik itu kantor pos di wilayah Bungo, maupun pos di luar Kabupaten Bungo.

Tujuannya, ujar H Ansori, adalah agar tidak terjadi penumpukan pelamar dalam jumlah banyak di kantor BKD. "Secara administrasi kan juga lebih tertib jadinya," ujar Ansori.

Penulis: muhlisin
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved