Tradisi Unik
Arakan Sahur di Tungkal Jadi Magnet Pikat Wisatawan
TRIBUNJAMBI.COM - ARAK-arakan sahur kini tak hanya sekedar budaya, namun ada nilai kompetisi yang dimunculkan pemerintah
Penulis: Awang Azhari | Editor: Rahimin
Laporan Wartawan Tribun Jambi, Awang Azhari
TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL - ARAK-arakan sahur kini tak hanya sekedar budaya, namun ada nilai kompetisi yang dimunculkan pemerintah kabupaten. Melalui Dispora Budpar Tanjung Jabung Barat, puluhan juta rupiah digelontorkan untuk diperebutkan peserta arakan sahur.
Tentunya yang berhak mendapatkan hadiah, peserta yang dinilai memiliki keunikan tersendiri oleh juri yang telah disiapkan. Bukan hanya hadiah, di masa pemerintahan Usman Ermulan, mereka yang mendapat juara juga diboyong ke ibu kota negara.
Pemenang itu akan ditampilkan di istana negara pada event nasional, tepatnya di hadapan presiden. Tradisi ini jelas sebuah kekayaan yang dimiliki daerah dan harus terjaga. Komitmen untuk menjaga tradisi ini juga terlontar dari Kadispora Budpar, Juhardin.
Dia mengatakan, ke depan kegiatan ini harus juga dirancang lebih menarik lagi. Melihat potensi yang ada, event ini bisa dijadikan 'magnet' untuk memikat wisatawan datang ke Kuala Tungkal.
Untuk itu, event ini harus dapat diperluas. Jika selama ini kegiatan tersebut hanya tersentral di Kuala Tungkal, tahun mendatang diharap setiap kecamatan bisa membuat event yang sama.
"Ini kekayaan kita, dan akan terus kita kembangkan. Kami akan merancang bagaimana 13 kecamatan yang ada di Tanjab Barat ini melakukan event serupa di kecamatan masing-masing. Nanti akan dibuat malam puncak di Kuala Tungkal," kata Juhardin kepada Tribun.