Jambi Super Ball
Maya Terpikat Logo Man United yang Unik
Banyak faktor yang membuat seseorang tertarik pada sebuah klub sepak bola. Ketertarikan itu
Penulis: Heri Prihartono | Editor: Suang Sitanggang
Laporan Wartawan Tribun Jambi, Heri Prihartono
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Banyak faktor yang membuat seseorang tertarik pada sebuah klub sepak bola. Ketertarikan itu bisa karena melihat sisi permainan klub, pemain, sejarah, atau hal lainnya. Namun ada juga yang menyukai klub justru karena melihat logo klub tersebut.
Gadis yang bernama Maya misalnya, mengidolakan Manchester United karena keunikan warna dan logo klub yang berasal dari Inggris itu. Bagi Maya, logo dan warna yang muncul pada MU mempunyai keunikan tersendiri. "Aku suka warna dan logonya karena itu unik," ujar Maya.
Gadis 25 tahun ini disibukan dengan aktifitasnya berkerja di salah satu hotel di Jambi. Di waktu luangnya ia masih menyempatkan melihat pertandingan si setan merah di layar kaca atau di kafe temannya. "Aku suka, cuma nggak terlalu," ujar gadis yang akrab disapa May ini.
Bicara soal MU, May menyoroti keberadaan Wayne Rooney. Baginya Rooney mempunyai aura ketampanan yang disukai kaum hawa. "Tampan dan mainnya bagus aja," ujar May.
Bahkan May suka gregetan saat melihat MU di lapangan hijau. May mempunyai koleksi Jersey MU dan gelas bergambar MU. Namun itu bukan hanya sekedar koleksi, juga untuk sehari-hari.
Meskipun May tak mengungkapkan kecintaannya pada MU secara berlebihan, tapi ia tetap ingin menjadi penggemar MU, bukan jadi penggemar klub lain. Saat MU sedang dalam kondisi terpuruk, bagi May kecintaannya pada MU tak akan berubah, karena ia ingin membuktikan cintanya pada MU secara utuh.
Dikutip dari wikipedia, lambang Manchester United telah diganti beberapa kali, tapi perubahan yang dilakukan tidak terlalu signifikan. Setan yang terletak di tengah lambang merupakan akar dari julukan Setan Merah (The Red Devils), yang muncul di era 1960-an.
Pada akhir 60-an, lambang setan telah mulai dimasukkan pada brosur program dan syal klub, hingga akhirnya dimasukkan ke dalam lambang klub dengan memegang trisula. Di 1998, logo kembali didesain ulang, kali ini menghilangkan tulisan "Football Club".
Perubahan ini sempat bertentangan dengan pendapat suporter, yang memandang MU semakin menjauhi akar sepak bola dan perubahan ini hanya untuk kepentingan bisnis semata. (*)