Sosok Sukses

Sempat Berkata Tidak!

Kenyataan kadang tak sesuai yang dicita-citakan. Toh, bukan berarti ketika kenyataan tak selaras harapan semua menjadi tak indah.

Sempat Berkata Tidak!
TRIBUNJAMBI/KURNIA PRASTOWO ADI
Direktur Utama PT BPR Buana Mandiri, Indahwaty

Kenyataan kadang tak sesuai yang dicita-citakan. Toh, bukan berarti ketika kenyataan tak selaras harapan semua menjadi tak indah. Sempat ingin terjun sebagai pelaku bisnis di dunia entertain, Indahwaty justru melakoni hal yang 360 derajat berbeda.

Tapi, Indahwaty kini pada puncak karier di lembaga tempatnya bekerja. Ia adalah Direktur Utama PT BPR Buana Mandiri yang baru menggelar grand opening Minggu lalu.

Saat berbincang santai dengan Tribun di ruangan kantornya, perempuan ramah dan murah senyum ini membuka rahasia cita-citanya di masa lampau tersebut. "Dulu cita-cita ingin berkecimpung di dunia yang berhubungan dengan entertain di Jakarta, bisa membantu meghibur orang banyak, semacam pelaku entertain," katanya lugas. Hal itu misalnya, ia berkecimpung di dunia event organizer.

Wanita yang berulang tahun pada 13 Juli ini malah sempat mengatakan tidak untuk perbankan. "Dulu pernah saat kuliah ditanya petinggi perbankan, kalau sudah tamat kuliah mau kerja di bank nggak? Saya jawab nggak," ujarnya mengenang lantas tertawa kecil.

Wanita kelahiran Jambi ini beralasan bila menjalani karier di dunia entertain dirinya bisa membantu berbagai kalangan. Akan tetapi, katanya, waktu berkata lain. Setelah tamat dari jurusan ekonomi manajemen Universitas Trisakti tahun 1998, ia diminta pulang ke Jambi untuk bekerja di perusahaan keluarga.

"Saat itu juga Jakarta sedang dilanda krisis, saya diminta kembali pulang ke Jambi sempat kerja di diler kendaraan," katanya. Setelah beberapa tahun akhirnya ia mendapatkan penawaran untuk bergabung di perusahaan. Ia pun menjalaninya pada rentang 2000-2003.

"Habis itu baru dapat penawaran ke bank, saya pikir kenapa nggak, karena di Jambi sektor perbankan cukup menjanjikan juga," tuturnya.

Indahwaty memulai kariernya di perbankan dengan bergabung di Bank Danamon sebagai account officer. Tak kurang selama delapan tahun berbagai posisi ia pegang. Setelah itu ia bergabung dengan perusahaan batu bara beberapa bulan.

Terhitung sejak Desember 2011 ia mendapatkan penawaran di BPR dengan posisi awal sebagai direktur. "Seiring perjalanan waktu, adanya perubahan saya diminta sebagai direktur utama," kata pemilik hobi hiburan ini.

Sebagai direktur utama Indah memegang tanggung jawab penuh terhadap perusahaan, dewan komisaris, serta kepada pemegang saham. Suatu hal yang menurutnya paling berkesan yakni di perbankan bisa berhubungan dengan banyak orang dari sisi bisnis dan bisa membantu dan melayani masyarakat baik dalam pembiayaan maupun tabungan.

Dia bilang BPR Buana Mandiri yang baru dibuka secara internal akan berusaha merangkul karyawan yang dianggap sebagai sebuah keluarga besar. Sedangkan kepada masyarakat ia bertekad bisa menjalankan sesuai fungsi perbankan melayani kebutuhan masyarakat. (hendri dede putra)

Penulis: hendri dede
Editor: deddy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved