Ricuh di Akhir Pertandingan
Kericuhan antarpemain mewarnai jalannya pertandingan antara kesebelasan PS Muaro Jambi melawan PS Sungai Penuh, di Stadion Bumi
Penulis: Andi | Editor: Fifi Suryani
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Kericuhan antarpemain mewarnai jalannya pertandingan antara kesebelasan PS Muaro Jambi melawan PS Sungai Penuh, di Stadion Bumi Tri Lomba Juang, Jambi, Selasa (14/1) sore.
Belum diketahui pasti siapa yang memulai. Namun, keributan dalam pertandingan yang berkesudahan 1-2 untuk kemenangan PS Sungai Penuh itu, membuat beberapa pemain mengalami luka ringan di bagian hidung.
Dari pantauan di lapangan, insiden keributan terjadi beberapa menit sebelum berakhirnya pertandingan. Sebelumnya, kedua kesebelasan, menyerbu pelatih PS Muaro Jambi untuk bersalaman. Saat itu Tribun tengah menanyakan tanggapan pelatih PS Muaro Jambi.
Sayangnya, belum lagi dijawab, keributan langsung pecah tepat di depan tempat duduk bangku cadangan )pemain PS Muaro Jambi. Tak ayal, keributan itu sontak memicu perhatian ribuan penonton yang ada di kursi Tribun atas.
Tidak sampai di situ saja, saling adu jotos antara dua kubu juga meluas hingga ke tengah lapangan. Bahkan, pelatih PS Sungai Penuh yang mencoba melerai perkelahian tak luput dari pukulan pemain.
Beruntung, polisi dan TNI yang berjaga di lokasi langsung turun ke lapangan dan mendamaikan kedua kesebelasan.
Beberapa suporter yang mencoba memancing keributan dengan masuk ke lapangan segera diusir dan diamankan oleh aparat. Aparat juga memberikan pengamanan ketat saat PS Sungai Penuh ke luar lapangan.
Sebelum adu jotos pecah, pertandingan yang berjalan 2 x 40 menit itu juga sudah tampak panas. Kondisi lapangan yang licin membuat kedua kesebelasan harus ekstra hati-hati. Tak jarang, ke dua pemain harus ditandu ke luar lapangan akibat beradu betis.
Dari awal pertandingan dimulai, kedua kesebelasan juga saling jual beli serangan. Namun, PS Sungai Penuh unggul lebih dulu. Pada menit ke-19, M Oqbal, berhasil menyundul bola dari tendangan sudut, 1-0 untuk kemenangan PS Sungai Penuh.
Kekalahan 0-1 ini membuat PS Muaro Jambi bangkit. Serangan bertubi-tubi juga dilancarkan oleh mereka. Dan akhirnya, di menit ke 32, Yusuf Dwiansyah berhasil membuat penjaga gawang PS Sungai Penuh terkecoh.
Yusuf mampu melepas tendangan bebas masuk ke gawang dari sisi kanan, berjarak sekitar 20 meter dari depan gawang PS Sungai Penuh. Hingga jeda, skor masih tetap imbang 1-1.
Memasuki babak ke dua, PS Sungai Penuh tampak lebih agresif. Beberapa kali, striker PS Sungai Penuh mendapat bola di depan gawang PS Muaro Jambi. Hanya saja, tendangan yang melenceng dan beceknya lapangan menjadi penyebab, bola tidak bisa masuk ke gawang PS Muaro Jambi.
PS Sungai penuh kembali unggul pada menit ke 67. M Iqbal, menambah lumbung golnya untuk ke dua kali. Gol berawal dari bola muntah yang ditahan penjaga gawang PS Muaro Jambi jauh di depan mulut gawang, dan dengan mudah di eksekusi Iqbal.