Penerimaan CPNS

Formasi Umum CPNS Bungo Belum Dipastikan

TRIBUNJAMBI.COM - Pemerintah Kabupaten Bungo dipastikan merekrut calon pegawai negeri sipil

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Muhlisin

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BUNGO - Pemerintah Kabupaten Bungo dipastikan merekrut calon pegawai negeri sipil (CPNS). Rekrutmen juga akan dilakukan dalam waktu dekat ini.

 Namun, kepastian ini hanya berlaku untuk formasi bagi tenaga honorer kategori I dan kategori II. Masing-masing berjumlah 29 dan 175 formasi. Sehingga total formasi yang sudah dipastikan sebanyak 204.

 Di luar itu, ada kemungkinan dua formasi lagi. Dua formasi ini untuk honorer K1 yang sebelumnya terlambat mengurus bahan, sehingga dilimpahkan untuk ikut tes bersama honorer K II.

 Sementara, untuk formasi umum belum ada kepastian. Pemkab Bungo masih menunggu keputusan dari Badan Kepegawaian Nasional (BKN). Hal ini terungkap dari pernyataan Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Bungo, M Yusuf.

 "Kita pasti menerima CPNS tapi untuk honorer KI dan KII. Untuk formasi umum kita masih menunggu dari pusat, apakah ajuan penambahan formasi disetujui atau tidak," katanya, Selasa (10/9).

 Seperti sebelumnya diberitakan, jatah formasi umum yang telah diberikan untuk Bungo adalah 30 formasi. Dengan jumlah yang sangat minim tersebut, Yusuf mengaku pemkab mempertimbangkan kemungkinan tidak melalukan rekrutmen kategori formasi umum.

 Kondisi terakhir diakuinya masih mengambang. Namun, apabila permohonan penambahan formasi disetujui, Yusuf memastikan bakal merekrut CPNS untuk umum.

 "Kalau kita terima CPNS umum hanya 30, itu tidak sebanding dengan besar anggaran yang dikeluarkan daerah. Tapi kalau ajuan penambahan formasi disetujui kita pasti terima CPNS umum," katanya. 

 Terkait dengan rekrutmen CPNS untuk KI, BKD saat ini tengah mengurus SK bagi 29 honorer. Dalam waktu dekat ini, seluruh honorer KI bakal menerima SK pengangkatan CPNS.

 "Untuk KI tidak pakai tes ujian, mereka bakal menerima SK dalam waktu dekat ini," ujarnya lagi.

 Untuk KII, pemkab bakal mulai membuka proses ujian sekitar Oktober mendatang. Saat ini, BKD belum menerima jadwal dan mekanisme tes bagi KII.

 "Saat ini pusat lagi membahas jadwal untuk tes KII. Kita tunggu saja. Mudah-mudahan Oktober sudah mulai proses itu," kata Yusuf.

 Seperti diketahui, saat ini sebanyak 53,8 persen APBD Bungo terserap pada belanja pegawai. Dalam keputusan pusat, kondisi belanja pegawai di atas 50 persen ditas belanja pembangunan daerah tidak bisa merekrut CPNS.

 "Kita sudah berupaya untuk mengajukan penambahan, meskipun kita tahu bahwa belanja pegawai kita lebih besar dari belanja pembangunan. Kita diberi kesempatan, tapi keputusan apakah penambahan formasi disetujui atau tidak menjadi hak pusat. Kita tunggu saja keputusan itu," pungkasnya.

Penulis: muhlisin
Editor: rahimin
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved