Sakit Jiwa
60 Orang Gila di Bungo Sudah Sehat
TRIBUNJAMBI.COM - Selama kurun waktu delapan bulan, terhitung Agustus 2012 hinga Maret 2013
Penulis: muhlisin | Editor: Rahimin
Laporan Wartawan Tribun Jambi, Muzakkir
TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BUNGO - Selama kurun waktu delapan bulan, terhitung Agustus 2012 hinga Maret 2013, Dinas Sosial Tenaga Kerja Bungo sudah menyelamatkan 60 orang yang terkena penyakit jiwa--orang gila---.
Dijelaskan Kadis Sosnaker Transmigrasi dan Penanggulangan Bencana Daerah Bungo, HR Tomyy Usman, keseluruhan orang sakit jiwa itu sudah dalam masa pengobatan intensif di rumah sakit jiwa. Penanganan ini juga sudah diintruksikan Gubernur Jambi dan Bupati Bungo.
Dikatakannya, dari sekian banyak orang gila tersebut, pihak Dinsosnaker mengumpulkannya dari berbagai daerah di Bungo.
"Itu ada kategorinya. Ada yang dipasung, ada yang dirantai. Ada juga yang baru mulai gila. Semuanya kita selamatkan dan diobati di RSJ jiwa Jambi. Semua itu asal Bungo. Baik yang dijemput dari rumah, maupun kita ambil dijalanan," katanya, dihubungi lewat ponselnya, Minggu (7/4).
Tommy mengatakan, selama lebih kurang delapan bulan itu, saat ini sebagian orang gila yang dikirim sudah ada yang pulang ke rumah masing-masing. Soalnya, pihak rumah sakit jiwa sendiri telah memyimpulkan pasiennya sudah layak untuk dirawat jalan.
"Di sana diobati secara intensif selama enam bulan. Apabila ada perubahan, maka orang yang sudah kita kirim tersebut bisa dinyatakan dalam tahap penyembuhan. Artinya mereka sudah bisa pulang ke rumah," katanya.
Dari data yang diberikan tersebut, ujarnya, Tomi, semua orang gila yang diselamatkan masyarakat Bungo.
TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BUNGO - Selama kurun waktu delapan bulan, terhitung Agustus 2012 hinga Maret 2013, Dinas Sosial Tenaga Kerja Bungo sudah menyelamatkan 60 orang yang terkena penyakit jiwa--orang gila---.
Dijelaskan Kadis Sosnaker Transmigrasi dan Penanggulangan Bencana Daerah Bungo, HR Tomyy Usman, keseluruhan orang sakit jiwa itu sudah dalam masa pengobatan intensif di rumah sakit jiwa. Penanganan ini juga sudah diintruksikan Gubernur Jambi dan Bupati Bungo.
Dikatakannya, dari sekian banyak orang gila tersebut, pihak Dinsosnaker mengumpulkannya dari berbagai daerah di Bungo.
"Itu ada kategorinya. Ada yang dipasung, ada yang dirantai. Ada juga yang baru mulai gila. Semuanya kita selamatkan dan diobati di RSJ jiwa Jambi. Semua itu asal Bungo. Baik yang dijemput dari rumah, maupun kita ambil dijalanan," katanya, dihubungi lewat ponselnya, Minggu (7/4).
Tommy mengatakan, selama lebih kurang delapan bulan itu, saat ini sebagian orang gila yang dikirim sudah ada yang pulang ke rumah masing-masing. Soalnya, pihak rumah sakit jiwa sendiri telah memyimpulkan pasiennya sudah layak untuk dirawat jalan.
"Di sana diobati secara intensif selama enam bulan. Apabila ada perubahan, maka orang yang sudah kita kirim tersebut bisa dinyatakan dalam tahap penyembuhan. Artinya mereka sudah bisa pulang ke rumah," katanya.
Dari data yang diberikan tersebut, ujarnya, Tomi, semua orang gila yang diselamatkan masyarakat Bungo.