Jalan Rusak

Dinas PU Kerinci Sudah Surati Gubernur

TRIBUNJAMBI.COM – Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Kerinci sudah melayangkan surat kepada Gubernur Jambi, Hasan Basri Agus

Penulis: edijanuar | Editor: Rahimin
Laporan Wartawan Tribun Jambi, Edi Januar

TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI – Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Kerinci sudah melayangkan surat kepada Gubernur Jambi, Hasan Basri Agus, untuk meminta pengerjaan jalan provinsi di Kerinci dipercepat.
 
 Kadis PU Kerinci, Untung Yasril, mengatakan, saat ini sebagian jalan provinsi sudah diperbaiki. Seperti di Muara Emat menuju Bedeng V, yang bisa dilalui pengendara dengan nyaman. Padahal sebelumnya rusak parah.
 
 Hanya saja, yang belum diperbaiki ruas jalan dari Desa Pengasi menuju Desa Tamiai, yang kondisinya saat ini sangat parah, dan sulit dilalui kendaraan. "Kemarin kita sudah melayangkan surat ke provinsi, minta pengerjaannya dipercepat," ujar Untung dikonfirmasi Tribun, Kamis (21/3). 
 
 Informasi yang didapatnya dari provinsi, proses tender jalan tersebut sudah dilaksanakan. Hanya saja belum ada pelaksanaannya di lapangan. "Ini sudah sangat mendesak dan dibutuhkan masyarakat," katanya.
 
 Hal senada disampaikan Anggota DPRD Provinsi Jambi Dapil Kerinci, Nurkamal. Ia berharap Dinas PU Provinsi Jambi memperbaiki ruas jalan Merangin-Kerinci, khususnya di kawasan Muara Emat menuju Sanggaran Agung.
 
 "Pembangunan jalan tersebut harus dituntaskan tahun ini. Saya melihat kondisinya sudah sangat parah, dan tidak layak lagi dilewati kendaraan," kata politisi Partai Demokrat ini, dikonfirmasi Tribun belum lama ini.
 
 Menurutnya, pembangunan jalan ini harus dianggarkan pada APBD-P Provinsi Jambi 2013, karena kebutuhannya sudah sangat mendesak. "APBN-P 2012 lalu sebesar Rp 28 miliar untuk pembangunan jalan ini batal, karena waktunya yang tidak cukup lagi," katanya.
 
 Ia menjelaskan, jalan Merangin-Kerinci yang belum tertangani secara serius hanya tinggal 35 kilometer lagi. Yakni dari Bedeng V Kecamatan Batang Merangin, sampai ke Desa Sanggaran Agung, Kecamatan Danau Kerinci.
 
 "Dananya diperkirakan sekitar Rp 35 miliar. Sudah puluhan tahun warga Kerinci memimpikan jalan tersebut diperbaiki. Apa daya sampai saat ini belum ada bukti di lapangan. Jalan masih tetap rusak seperti dulu," kata Nur. 

Sumber: Tribun Jambi
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved