Jumat, 12 Juni 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Harga Bawang

Omzet RM Aroma Cempaka Tergerus 30 Persen

TRIBUNJAMBI.COM - Kenaikan harga bawang putih dan merah turut mempengaruhi keuntungan

Tayang:
Penulis: edijanuar | Editor: Rahimin
Laporan Wartawan Tribun Jambi, Eko Prasetyo

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Kenaikan harga bawang putih dan merah turut mempengaruhi keuntungan yang didapat para pelaku usaha rumah makan. Bahkan rata-rata margin mereka berkurang hingga 30 persen dalam seminggu terakhir.

 Pengelola Rumah Makan Aroma Cempaka, Jamali mengatakan, pemasukan yang diterima oleh RM Aroma Cempaka jauh berkurang semenjak meroketnya harga bawang merah dan putih.

 "Sekitar seminggu ini semenjak naiknya harga bawang, kita mengalami penurunan omzet," katanya, Senin (18/3).

 Menurut Jamali naiknya harga bawang tak membuatnya mengubah harga serta mengurangi pasokan bawang dalam bumbu masakan di RM Aroma Cempaka. 


 "Apabila harga kami naikkan, ntar pas harga turun masa mau nurunin harga juga, selain itu untuk bumbu kami harus tetap menggunakan bawang. Bawang merupakan bahan terpenting, apabila dikurangi juga akan merubah cita rasa makanan kami, dan pembuatannya sudah ada SOP (standar operasional prosedur)," ujarnya.

 Pemberian porsi makanan baik bungkus dan makan di tempat , juga tidak mengurangi porsi. Porsi yang diberikan sama saat bawang dalam keadaan normal. "Porsi pun tidak ada yang kami kurangi, baik pembelian secara bungkus dan makan di tempat dan selalu dengan harga Rp 11.000 untuk bungkus," katanya.

 Omzet yang biasa diterima Jamali dari RM Aroma Cempaka dalam sehari, sebelum harga bawang meroket bisa mencapai, Rp 10 sampai 20 juta. Namun dalam seminggu ini omzet yang diterima berkurang 30 persen. 

 "Sebenarnya kenaikan bawang tidak mempengaruhi kinerja serta operasional rumah makan, kita tetap beroperasi. Ya hanya saja keuntungan kita berkurang. Dalam sehari juga kami harus memenuhi penggunaan bawang 15 kg sampai 20 kg," ungkapnya.


 Hal serupa juga dialami oleh pemilik Rumah Makan Basuo, yang berada di kawasan Simpang Mayang. Diungkapkan oleh Syafrial, pemilik Rumah Makan Basuo pihaknya juga mengalami penurunan omzet dari naiknya harga bawang saat ini. Selain itu pihaknya juga tidak menambahkan harga serta mengurangi porsi penjualan serta bumbu.


Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved