Penerimaan Anggota Polri

Pengawas Independen Siap Fasilitasi

TRIBUNJAMBI.COM - Rally, tim pengawas independen dari LSM PSHK ODA ketika dikonfirmasi mengaku terkejut dengan temuan tersebut

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Hendri Dunan

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Rally, tim pengawas independen dari LSM PSHK ODA ketika dikonfirmasi mengaku terkejut dengan temuan tersebut. Ia menyatakan, peserta berhak mempertanyakan hal tersebut kepada panitia. Mereka selaku pengawas independen mengaku tidak bisa mengawasi satu persatu. Hanya bila ada kejanggalan saja mereka baru mempertanyakan.

 Rally menyarankan bila Oky dan kawan-kawannya memiliki bukti, mereka siap memfasilitasi untuk menemui ketua panitia dan tim lainnya. 

 Tujuannya untuk mempertanyakan hal kebenaran dan mencari data sebenarnya. Terlebih bila nilai yang dimiliki oleh Oky mencapai 63 poin dengan C. Sedangkan untuk tes sendiri harus di atas nilai minimal 61.

 "Ini tidak mudah. Tidak bisa diomongi saja. Tetapi harus dibuka data dari awal," ujar Rally.

 Rally sendiri selaku tim pengawas bekerja hanya mengawasi di lapangan. Untuk hal yang lebih dalam mereka tidak terlibat sama sekali.

 Sedangkan untuk kasus Firman Firdaus, Rizki, dan Rega Ferdian itu seharusnya tidak terjadi. Bila mereka diumumkan tidak lulus pada Keswa maka tidak boleh mengikuti tahapan selanjutnya seperti tes psikologis. Apalagi sampai masuk pada tahapan tes kesehatan II. 

 Kabid Humas Polda Jambi, AKBP Almansyah yang berhasil dikonfirmasi mengatakan, untuk hasil tes kesehatan Calon Brigadir Brimob dan Dalmas, serta Tamtama Brimob dan Polair hanya menyisakan 102 orang saja.

 "Dari hasil tes kesehatan tersebut berhasil menjaring sebanyak 102 orang saja," Almansyah.

 Jumlah 102 peserta itu terdiri atas, calon Brigadir Brimob dan Dalmas sebanyak 232 orang dan Calon Tamtama sebanyak 16 peserta. Sebelumnya peserta yang ikut dari calon Brigadir Brimob dan Dalmas sebanyak 318 orang. Sedangkan dari calon Tamtama Brimob dan Polair sebanyak 109 dan menyisakan 16 orang.

 Sementara itu, untuk persoalan yang dipertanyakan peserta tersebut, menurut Almansyah, mereka berhak mempertanyakan hal tersebut. Pada penerimaan Brigadir dan Tamtama bersifat terbuka dan transparan. "Silakan mereka datangi panitia dan pertanyakan hal tersebut," ujar Almansyah. 

Penulis: dunan
Editor: rahimin
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved