Pemilukada Kota Jambi 2013
Fasha: Yang Berani Pasang Baliho Itu Pejabat
TRIBUNJAMBI.COM - H SY Fasha, kandidat yang sudah menyatakan diri akan maju sebagai calon Wali Kota Jambi
Penulis: Hendri Dunan | Editor: Rahimin
Laporan Wartawan Tribun Jambi, Hendri Dunan
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - H SY Fasha, kandidat yang sudah menyatakan diri akan maju sebagai calon Wali Kota Jambi menegaskan, yang berani memasang baliho di pohon Palm di tengah jalan atau median jalan protokol hanyalah pejabat. Dirinya yang bukan pejabat, tidak berani memasang di area itu.
"Saya sebagai warga biasa tidak berani memasang di sembarang tempat karena bukan pejabat. Kalau pejabat kan boleh memasang di setiap pohon, di tengah-tengah jalan, di pohon di tengah jalan, di tiang listrik pun boleh dipasang," ujar SY Fasha, Minggu (29/4).
SY Fasha mengatakan, mereka memasang baliho di pelosok-pelosok permukiman warga. Itu pun dilakukan atas dasar permintaan dari warga itu sendiri. Kemudian dipasang di tanah kosong milik pribadi bukan tanah pemerintah.
Fasha berjanji jika ditemukan spanduknya yang menyalahi aturan, dirinya merelakan spanduknya dicopot. Ia juga meminta agar Dispenda dan Pol PP mengeluarkan petunjuk wilayah mana saja yang dilarang untuk pemasangan baliho.
Setelah mendapatkan petunjuk tersebut pihaknya akan langsung memerintahkan tim pemenangan yang telah dibentuk untuk mencopot sendiri. Dirinya menegaskan tidak berniat untuk merusak wajah Kota Jambi.
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - H SY Fasha, kandidat yang sudah menyatakan diri akan maju sebagai calon Wali Kota Jambi menegaskan, yang berani memasang baliho di pohon Palm di tengah jalan atau median jalan protokol hanyalah pejabat. Dirinya yang bukan pejabat, tidak berani memasang di area itu.
"Saya sebagai warga biasa tidak berani memasang di sembarang tempat karena bukan pejabat. Kalau pejabat kan boleh memasang di setiap pohon, di tengah-tengah jalan, di pohon di tengah jalan, di tiang listrik pun boleh dipasang," ujar SY Fasha, Minggu (29/4).
SY Fasha mengatakan, mereka memasang baliho di pelosok-pelosok permukiman warga. Itu pun dilakukan atas dasar permintaan dari warga itu sendiri. Kemudian dipasang di tanah kosong milik pribadi bukan tanah pemerintah.
Fasha berjanji jika ditemukan spanduknya yang menyalahi aturan, dirinya merelakan spanduknya dicopot. Ia juga meminta agar Dispenda dan Pol PP mengeluarkan petunjuk wilayah mana saja yang dilarang untuk pemasangan baliho.
Setelah mendapatkan petunjuk tersebut pihaknya akan langsung memerintahkan tim pemenangan yang telah dibentuk untuk mencopot sendiri. Dirinya menegaskan tidak berniat untuk merusak wajah Kota Jambi.