Jumat, 10 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Negara Islam Indonesia

Panji Gumilang: Ponpes Al Zaytun Tak Berkait NII

JAKARTA, TRIBUNJAMBI.COM - Pimpinan Pondok Pesantren Al-Zaytun AS Panji Gumilang menegaskan, dirinya tidak lagi berkait dengan aktivitas NII

Editor: Nani Rachmaini
zoom-inlihat foto Panji Gumilang: Ponpes Al Zaytun Tak Berkait NII
Ilustrasi bendera NII
JAKARTA, TRIBUNJAMBI.COM - Pimpinan Pondok Pesantren Al-Zaytun AS Panji Gumilang menegaskan, dirinya tidak lagi berkait dengan aktivitas Negara Islam Indonesia (NII). NII sudah mati sejak Kartosuwiryo ditangkap pada 1962. 


"Itu semua sudah selesai, sudah tidak ada," kata Panji Gumilang kepada Tv One di Jakarta, Jumat (6/5/2011).

Panji pun mengaku tidak mengetahui sosok Adah Jaelani, mantan petinggi NII dari Jawa Barat yang ditengarai berada di ponpes Al Zaytun. "Saya tidak tahu. Yang saya tahu dalam buku sejarah, mereka sudah menjalani hukuman pada 1962," ucapnya. 

Disebutkan dalam situs NII Crisis Center, Gumilang, pengasuh pondok pesantren Al Zaytun memiliki kedekatan dengan Adah Jaelani. Menurut pengakuan mantan Tibmara dan Garda Ma’had, mantan pentolan NII Adah Jaelani kini sudah sepuh dan berada dalam pengawasan Panji Gumilang.

Adah Jaelani adalah sisa mantan pejabat NII Kartosuwiryo yang diduga masih hidup. Selain Jaelani, pengikut Kartosuwiryo adalah Masduki, dan Abdul Fathah. Jaelani pernah diadili oleh pengadilan Jakarta karena kasus sebagai imam/ kepala negara islam NII tahun 1983. 

Panji Gumilang menambahkan, Al Zaytun pun tidak berkait dengan gerakan NII. Al Zaytun sebagai lembaga pendidikan justru konsisten di dunia pendidikan sesuai dengan nilai-nilai dasar NKRI. 

"Semua sudah berjalan di atas track. Kembali ke nilai-nilai dasar, dan Al Zaytun itu manifestasi untuk mewujudkan nilai-nilai dasar Indonesia," imbuhnya.

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved