Smart Woman

T2: Benar-benar Santai dan Seru

Menurut Tiwi T2, penampilan mereka Sabtu siang itu merupakan acara manggung kali ketiga mereka di Jambi.

Penulis: kelik | Editor: Deddy Rachmawan
LEBIH dari tiga ribu orang memadati Balairung Univeristas Jambi, Kampus Mendalo, Sabtu (30/4). Katalis dari keriuhan yang berlangsung dari pagi hingga lepas tengah hari itu adalah acara bertajuk Rossy Goes to Campus: Indonesia Tangguh.

Sekitar pukul 09.00, audiens dipanaskan oleh sosok presenter ganteng, Bayu Sutiono. Selepas itu, ada sederet orang tak sembarangan, antara lain Menteri Kehutanan RI, Zulkifli Hasan, Gubernur Jambi, Hasan Basri Agus, Bupati Tanjung Jabung Timur, Zumi Zola, hingga putri mendiang Gus Dur, Yenny Wahid. Dipandu presenter cerdas kenamaan dan jurnalis senior televisi, Rosianna Silalahi. Semua itu seakan menjadi hadiah jelang peringatan Hari Pendidikan Nasional.
    
Usai tengah hari, audiens beroleh hadiah tambahan berupa penampilan ekspresif duo penyanyi asal Bandung, T2. Grup berpersonelkan dua cewek imut alumnus sebuah ajang pencarian bakat medio dekade 2000-an itu menghidupkan suasana dengan serangkaian tembang. Pembukaannya adalah lagu yang mempopulerkan nama mereka pada 2007 yakni OK. Lalu, menyusul di antaranya adalah hits Ku Punya Pacar dan lagu daur ulang Tua Tua Keladi.

Kali Ketiga
Rampung acara di Kampus Unja Mendalo, Tribun berkesempatan berbincang sekitar 20 menit dengan kedua personel duo T2 di Rumah Makan Pondok Kelapo, Jelutung. Obrolan itu berlangsung di sela-sela Tika dan Tiwi menunggu olahan udang pesanan mereka.

Menurut Tiwi T2, penampilan mereka Sabtu siang itu merupakan acara manggung kali ketiga mereka di Jambi. Namun, imbuhnya, itu merupakan penampilan pertama T2 di lingkungan kampus Jambi.     

"Di kota-kota lain, beberapa kali juga sih manggung di kampus," ucap Tiwi seraya menyebut dua nama kota yakni Bandung dan Jakarta sebagai daerah mereka sering manggung di kampus.

"Seringnya manggung di acara outdoor dan di gedung, di hall. Beda banget itu dengan kampus. Di outdoor itu kan untuk masyarakat umum, lalu hall itu orang-orang penting. Kalau tadi di kampus bener-bener santai dan seru-seru," sambung Tiwi kala menilai pentas di area kampus lebih tertata ketimbang di area outdoor umumnya, tapi lebih santai ketimbang acara hall yang formal. Menurut perempuan yang memiliki sebuah tahi lalat di bawah mata kanannya tersebut, pementasan di kampus terasa lebih lebih hidup

Ketika Tribun menanyainya tentang perbandingan antara penyelenggaraan event kampus di Bandung, kota asal T2, dengan Jambi, Tiwi berkata diplomatis bahwa sebenarnya  audiens kampus di kedua kota itu sama-sama komunikatif. Hanya saja, anak kampus Bandung sepengetahuannya cenderung terbiasa menghelat beberapa acara sekaligus dalam satu event besar.
"Kalau bikin acara, nggak cuma satu acara only, tapi beberapa acara semacam gabungan beberapa fakultas,  termasuk yang belum pernah ketemu sebelumnya. Istimewanya apa ya di sana? Paling karena sering saja dan banyak band," ujar Tiwi lebih lanjut sebelum kemudian menyantap hidangan di atas meja. (yoseph kelik)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved