Kongres PSSI
FIFA Jelas-jelas Langgar HAM
JAKARTA, TRIBUNJAMBI.COM - Sikap tanpa kompromi yang dibarengi alasan tidak jelas FIFA dinilai telah melanggar Hak Asasi Manusia (HAM).

JAKARTA, TRIBUNJAMBI.COM - Sikap tanpa kompromi yang dibarengi alasan tidak jelas FIFA dalam melarang tiga dari empat nama calon, terkecuali Nurdin Halid yang memang terjerat pasal kriminal, dinilai telah melanggar Hak Asasi Manusia (HAM).
Wakil Ketua Komite Pemilihan, Wisnu Wardhana, mengatakan pelarangan terhadap George Toisutta, Arifin Panigoro dan Nirwan D Bakrie untuk maju sebagai kandidat ketua umum PSSI periode 2011-2015 melanggar HAM karena tidak didasari landasan yang jelas.
"Penolakan FIFA tidak dengan alasan dan landasan hukum yang jelas. Tidak ada penjelasan mengapa mereka menolak nama-nama tersebut. Sebenarnya, itu satu pelanggaran HAM, yang dengannya hak konstitusional seseorang telah diberangus oleh FIFA," ujar Wisnu Wardhana di Jakarta.
Wisnu berpendapat, seharusnya Agum Gumelar selaku Ketua Komite Normalisasi tidak serta merta berbuat otoriter dan melaksanakan keputusan FIFA tanpa berpijak pada Statuta FIFA itu sendiri. Wisnu berpendapat, sebagai organisasi dengan banyak isi kepala, FIFA mungkin saja berbuat kekeliruan. Namun, Statuta sebagai aturan tidak akan mungkin meleset jika dijadikan patokan.