Kursi Nurdin Kosong saat Riedl Minta Maaf Timnas Kalah
Pelatih Timnas Indonesia Alfred Riedl meminta maaf karena Timnas U-23 ditekuk Turkmenistan 1-3.
"Mohon maaf kepada seluruh suporter dan pendukung (Timnas Indonesia), terimakasih atas dukungannya. Pemain saya bermain dengan baik dan saya menghargai mereka, hanya saja lawan lebih unggul postur dan lebih kuat," kata Riedl.
Pada pertandingan tersebut, Ketua Umum PSSI Nurdin Halid tidak hadir. Padahal satu kursi di VVIP tertulis nama Nurdin. Kursi di sampingnya tertulis nama Gubernur Sumatera Selatan yang juga kosong. Sehingga belum ada tanggapan dari Nurdin atas kekalahan Timnas ini.
Turkmenistan bermain apik dan mampu memanfaatkan kelebihan posturnya. Gol tim tamu dilesakkan Amanov Arslanmyrat menit 16, Aleksandr Boliyan menit 80, dan Vahyt menit 86. Sementara gol balasan tuan rumah dilesakkan Bonai menit 13.
Menurut Riedl anak asuhnya bermain baik, hanya permainan dari sayap tidak berjalan maksimal karena lawan memang tidak memberikan kesempatan.
"Okto bermain bagus di kiri, sementara di kanan Dendi juga bermain bagus, tetapi dia harus menjaga kapten tim yang bermain bagus karena dia juga menjadi andalan Timnas senior," ujarnya.
Bagi Reidl, lawatan ke Turkmenistan akan sulit tetapi dia akan memaksimalkan laga berikutnya untuk membenahi."Tentu ada evaluasi dan saya akan mempersiapkan tim karena kita melawat ke Turkmenistan," jelasnya.