Jalan Rusak

Tiga Hari Menginap di Jalan

BATANGHARI,TRIBUNJAMBI.COM - Wajah ngantuk dan lesu tergambar di wajah supir- supir kendaraan

Penulis: Suang Sitanggang | Editor: Rahimin
Laporan Wartawan Tribun Jambi, Suang Sitanggang

BATANGHARI,TRIBUNJAMBI.COM - Wajah ngantuk dan lesu tergambar di wajah supir- supir kendaraan yang sudah mengantre berjam-jam, terlebih yang sudah mengantre lebih dari satu hari.

Kebanyakan dari mereka memilih keluar dari mobil yang dikendarainya dan duduk bersantai di warung atau dibawah pohon rindang didekatnya.

 Beberapa orang terlihat merebahkan badannya diatas rerumputan, dan bahkan ada yang terlihat sudah nyenyak. Supir lainnya terlihat mengobrol santai sembari menikmati rokok dan kopi yang mereka beli dari warga yang menjajakan makanan dan minuman di sekitar lokasi kemacetan itu, Sabtu (29/1).

  Kami sudah sejak hari Kamis malam disini. Belum bisa lewat sampai jalan itu selesai diperbaiki,” kata Sahdan, supir angkutan barang yang hendak menuju Padang, Sumatera Barat. Wajahnya terlihat mulai pucat. Beberapa kali ia terlihat merenggangkan kedua tangannya. Badan gerah,” ucapnya.

 Ia menceritakan, sejak terjebak kemacetan Kamis malam sekitar pukul 23.00 WIB itu, ia dan dua orang temannya di dalam mobil itu belum pernah mandi. Sehari saja tak mandi badan pasti gerah, apalagi sudah dua hari,” kata pria berkumis itu.

 Namun, yang menjadi beban paling berat yang mereka rasakan adalah uang di kantong yang sudah kian menipis. Hal itu tak terlepas dari biaya hidup yang harus mereka keluarkan sejak kendaraannya ikut terjebak dalam antrean yang panjangnya menurut Kapolres Batanghari hampir 20 kilometer itu. 

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved