Jalan Rusak
Supir Mengaku Rugi Besar
MUARA BULIAN, TRIBUNJAMBI.COM - Sahdan, seorang supir angkutan barang yang membawa sembako
Penulis: Suang Sitanggang | Editor: Rahimin
Laporan Wartawan Tribun Jambi, Suang Sitanggang
MUARA BULIAN, TRIBUNJAMBI.COM - Sahdan, seorang supir angkutan barang yang membawa sembako yang datang dari arah Muara Tembesi dengan tujuan Padang, Sumatera Barat malah mengaku sudah dua malam menginap disana.Â
 Sejak Kamis malam kami sudah disini, tidak bisa lagi bergerak. Kami menunggu jalan ini selesai diperbaiki,†ucapnya yang ditemui di lokasi terparah kerusakan jalan, yakni di Pall 1 Desa Suka Ramai, Muara Tembesi.Â
 Setelah beberapa jam dilakukan pengerjaan, akhirnya sekitar pukul 15.30 WIB kendaraan berangsung-angsur mulai bisa bergerak. Namun kendaraan tetap tidak bisa begerak sebab jalan yang baru diperbaiki itu tidak diperkenankan polisi untuk dilintasi dari dua arah secara bersamaan. Supaya tidak langsung rusak. Kita gunakan sistem buka tutup,†ungkapnya.Â
MUARA BULIAN, TRIBUNJAMBI.COM - Sahdan, seorang supir angkutan barang yang membawa sembako yang datang dari arah Muara Tembesi dengan tujuan Padang, Sumatera Barat malah mengaku sudah dua malam menginap disana.Â
 Sejak Kamis malam kami sudah disini, tidak bisa lagi bergerak. Kami menunggu jalan ini selesai diperbaiki,†ucapnya yang ditemui di lokasi terparah kerusakan jalan, yakni di Pall 1 Desa Suka Ramai, Muara Tembesi.Â
 Ia mengaku kemacetan itu telah membuat mereka rugi besar. Kerugian materi berupa uang jalan yang sudah habis untuk biaya makan dan minum selama terjebak dalam kemacetan.
Jalan yang rusak itu sendiri terlihat sudah mulai diperbaiki sejak siang. Jalan berlumpur ditimbun dengan menggunakan koral, dan sebuah alat berat digunakan untuk meratakannya.Â
 Setelah beberapa jam dilakukan pengerjaan, akhirnya sekitar pukul 15.30 WIB kendaraan berangsung-angsur mulai bisa bergerak. Namun kendaraan tetap tidak bisa begerak sebab jalan yang baru diperbaiki itu tidak diperkenankan polisi untuk dilintasi dari dua arah secara bersamaan. Supaya tidak langsung rusak. Kita gunakan sistem buka tutup,†ungkapnya.Â