Jalan Rusak
Ratusan Mobil Terjebak Macet Lima Kilometer
MUARA BULIAN, TRIBUNJAMBI.COM - Emosi para pengendara meluap-luap saat melintas
Penulis: Suang Sitanggang | Editor: Rahimin
Laporan Wartawan Tribun Jambi, Suang Sitanggang
 Tak bisa tepat waktu lagi. Pasti terlambat sampai di Jambi,†kata Latif, seorang supir angkutan antar kota antar Provinsi yang membawa penumpang dari Padang, Sumatra Barat. Ia turun dari mobilnya dan mencoba menyaksikan antrian kendaraan yang ada dihadapannya. Parah,†ucapnya..
 Pantauan Tribun, kendaraan melintas perlahan-lahan, mengikuti instruksi dan petunjuk dari anggota kepolisian yang bertugas. Panjang antrean kendaraan yang menuju Muara Bulian dan dari arah Muara Bulian sekitar empat kilometer. Kemacetan terjadi sejak pagi hari, yang disebabkan kerusakan jalan lintas yang semakin parah.
Â
 Ratusan kendaraan mulai dari angkutan barang hingga mobil pribadi terlihat mengantre disepanjang ruas jalan itu. Kurangnya personil kepolisian membuat kendaraan sulit ditertibkan. Beberapa supir terlihat membuat dua jalur untuk satu arah, sehingga lalulintas semakin semrawut. Kendaraan yang dari arah berlawanan semakin sulit melewati ruas jalan yang semakin sempit itu.
Â
 Kemacetan itu menjadi tontonan masyarakat disana. Puluhan warga setempat terlihat berkumpul di pinggir jalan menyaksikan usaha pengendara meloloskan diri dari jebakan kemcetan. Namun ada juga beberapa orang warga terlihat turut serta membantu untuk melancarkan arus lalulintas.Â
 Kerusakan jalan ini memang sudah terlalu parah. Kemarin hanya dilakukan penimbunan seadanya. Hujan yang datang terus menerus dan kendaraaan bertonase berat yang tiap hari melintas membuat jalan ini menjadi cepat rusak. Penimbunan itu seperti tidak berguna,†kata Karman, seorang warga.
MUARA BULIAN, TRIBUNJAMBI.COM - Emosi para pengendara meluap-luap saat melintas di Jalan lintas Muara Bungo- Muara Tembesi, mulai dari Pall I hingga Pall V Desa Suka Ramai, Kecamatan Muara Tembesi.
Mereka merasa kesal menyaksikan antrean panjang kendaraan, Kamis (27/1). Ratusan kendaraan terjebak di ruas jalan dengan kondisi tanah berlumpur dan lubang setengah meter dengan lebar enam meter.
 Tak bisa tepat waktu lagi. Pasti terlambat sampai di Jambi,†kata Latif, seorang supir angkutan antar kota antar Provinsi yang membawa penumpang dari Padang, Sumatra Barat. Ia turun dari mobilnya dan mencoba menyaksikan antrian kendaraan yang ada dihadapannya. Parah,†ucapnya..
 Pantauan Tribun, kendaraan melintas perlahan-lahan, mengikuti instruksi dan petunjuk dari anggota kepolisian yang bertugas. Panjang antrean kendaraan yang menuju Muara Bulian dan dari arah Muara Bulian sekitar empat kilometer. Kemacetan terjadi sejak pagi hari, yang disebabkan kerusakan jalan lintas yang semakin parah.
Â
 Ratusan kendaraan mulai dari angkutan barang hingga mobil pribadi terlihat mengantre disepanjang ruas jalan itu. Kurangnya personil kepolisian membuat kendaraan sulit ditertibkan. Beberapa supir terlihat membuat dua jalur untuk satu arah, sehingga lalulintas semakin semrawut. Kendaraan yang dari arah berlawanan semakin sulit melewati ruas jalan yang semakin sempit itu.
Â
 Kemacetan itu menjadi tontonan masyarakat disana. Puluhan warga setempat terlihat berkumpul di pinggir jalan menyaksikan usaha pengendara meloloskan diri dari jebakan kemcetan. Namun ada juga beberapa orang warga terlihat turut serta membantu untuk melancarkan arus lalulintas.Â
 Kerusakan jalan ini memang sudah terlalu parah. Kemarin hanya dilakukan penimbunan seadanya. Hujan yang datang terus menerus dan kendaraaan bertonase berat yang tiap hari melintas membuat jalan ini menjadi cepat rusak. Penimbunan itu seperti tidak berguna,†kata Karman, seorang warga.