Mega: Gaji Saya Saat Jadi Presiden Cukup
Megawati Soekarnoputri menanggapi pernyataan Susilo Bambang Yudhoyono yang mengatakan gaji presiden tidak naik sejak tujuh tahun terakhir.
"Gaji saya waktu jadi presiden cukup, lebih malah. Saya enggak pernah ngeluh," kata Ketua Umum DPP PDI Perjuangan ini, saat berpidato di hadapan ratusan kepala daerah dalam pelantikan Departemen Pemerintahan Nasional DPP PDIP, di kantor DPP-PDIP, Lenteng Agung, Jakarta, Selasa (25/1/2011).
Mega mengaku, tidak pernah mengeluhkan besaran gajinya sewaktu menjabat Presiden.
"Karena buat saya, siapa suruh dia jadi Presiden ya. Saya bersaing juga, tapi waktu itu enggak ada yang milih saya. Ini kan (pernyataan gaji) sudah enggak bener. Sampai pimpinan nasional tertinggi, menjawab urusan-urusan yang kecil-kecil," katanya seraya berkelakar.
Selain menyinggung soal curhat gaji Presiden, Mega juga menyinggung harga bahan-bahan pokok yang meningkat seperti harga cabai.
"Semua jadi pada mahal Bu, cabe mahal, beras mahal," tutur Mega seraya menirukan pembantu rumah tangganya yang mengeluhkan kenaikan harga bahan makanan.
Pernyataan Presiden SBY terkait gajinya disampaikan saat memberikan pidato pada rapat pimpinan TNI dan Polri. Pihak Istana menegaskan bahwa pernyataan Presiden bukan dimaksudkan sebagai keluhan atas gajinya yang tak kunjung naik. Juru Bicara Presiden, Julian Aldrin Pasha mengatakan, Presiden mengatakan hal tersebut untuk menekankan bahwa pemerintah bersungguh-sungguh dalam memerhatikan tingkat kesejahteraan prajurit, termasuk jajaran pimpinan TNI, Polri, dan PNS.