NEC dan Lenovo Patungan Bisnis PC
NEC Corp dan Lenovo Group sedang dalam tahap akhir pembicaraan untuk membentuk suatu usaha patungan di bisnis personal computer.
Editor:
tribunjambi
TOKYO, TRIBUN - Perusahaan-perusahaan elektronik Jepang dan China
terkemuka, NEC Corp dan Lenovo Group sedang dalam tahap akhir
pembicaraan untuk membentuk suatu usaha patungan di bisnis personal computer.
Suatu skenario akan terlihat Lenovo mengambil saham mayoritas di NEC Personal Product Ltd., sepenuhnya milik unit NEC yang membuat dan menjual PC, kata harian bisnis Nikkei, Jumat (21/1).
Para pemimpin dalam pasar-pasar PC domestik masing-masing mereka bermaksud mendorong daya saing melalui skala ekonomi dengan pembangunan terpadu, produksi dan usaha memperoleh material.
Mereka juga memutuskan untuk melakukan kerja sama di bidang lain seperti jasa dan peralatan teknologi informasi.
NEC mengontrol sekitar 18 persen dari pasar PC Jepang pada 2009, tetapi secara global perusahaan itu menjadi ke 12 dengan saham kurang dari satu persen, menurut data perusahaan intelengensi IDC.
Lenovo telah meraih 27 persen dari pasar dalam negeri-nya dan peringkat keempat di dunia dengan andil pasar sekitar delapan persen.
Dengan kerja sama ini, mereka berharap dapat bersaing dengan raksasa global seperti Hewlett-Packard Co dari Amerika Serikat yang memiliki peringkat atas.
Suatu skenario akan terlihat Lenovo mengambil saham mayoritas di NEC Personal Product Ltd., sepenuhnya milik unit NEC yang membuat dan menjual PC, kata harian bisnis Nikkei, Jumat (21/1).
Para pemimpin dalam pasar-pasar PC domestik masing-masing mereka bermaksud mendorong daya saing melalui skala ekonomi dengan pembangunan terpadu, produksi dan usaha memperoleh material.
Mereka juga memutuskan untuk melakukan kerja sama di bidang lain seperti jasa dan peralatan teknologi informasi.
NEC mengontrol sekitar 18 persen dari pasar PC Jepang pada 2009, tetapi secara global perusahaan itu menjadi ke 12 dengan saham kurang dari satu persen, menurut data perusahaan intelengensi IDC.
Lenovo telah meraih 27 persen dari pasar dalam negeri-nya dan peringkat keempat di dunia dengan andil pasar sekitar delapan persen.
Dengan kerja sama ini, mereka berharap dapat bersaing dengan raksasa global seperti Hewlett-Packard Co dari Amerika Serikat yang memiliki peringkat atas.