Wartawan Dikeroyok Massa Bupati Gowa

Seorang wartawan Tribun Timur menjadi korban penggeroyokan massa Bupati Gowa Ichsan Yasin Limpo di depan rumah jabatan bupati

Editor: tribunjambi

GOWA, TRIBUN - Seorang wartawan Tribun Timur Edi Sumardi menjadi korban penggeroyokan massa Bupati Gowa Ichsan Yasin Limpo di depan rumah jabatan bupati, Senin siang (10/1/2011). Wartawan naas ini dikeroyok ketika akan meliput bentrokan yang terjadi antara pendukung calon bupati Gowa kalah dengan massa Ichsan Yasin Limpo.

Awalnya, ketika Edi akan meliput, sejumlah orang mencegat dan meminta kartu identitasnya berupa KTP. Namun Edi menyatakan dia adalah wartawan dan akan bertugas meliput. Sesaat sebelum mengeluarkan kartu persnya, beberapa orang langsung menyerang dan melakukan pemukulan.

"Saya baru mau buka tas dan ambil kartu identitas, tiba-tiba langsung dipegang dari belakang dan dipukuli," tutur Edi.  Dia tak tahu persis siapa yang memukulnya. Tapi dia mengaku akan mengenali jika sekitar 30-an orang itu ditunjukkan kepadanya.

Humas Pemkab Gowa, Arifuddin Saeni mengaku amat menyesalkan kejadian ini. Dikonfirmasi, di kantor Bupati Gowa, Arifuddin mengatakan sebagai aparatur di Gowa dia meminta maaf. "Harap maklum saja. Sekarang massa tidak saling mengenal," katanya ringan.

Edi menderita sejumlah luka di wajah dan tubuhnya. Wartawan lainnya yang ikut menjadi korban yakni Muchtar Muis. Dia terkena lemparan batu ketika meliput bentrokan yang terjadi di Kantor Bupati Gowa. Kondisi di Kabupaten Gowa saat ini masih mencekam. Dua kelompok massa saling berhadap-hadapan dan saling serang dengan melemparkan batu.

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved