Kamis, 9 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Insiden Terjun Payung

Jatuhnya Bripda Lahsan Akibat Tali Payung Terlilit Kaki

JAKARTA, TRIBUN - Insiden jatuhnya penerjun payung Brimob Polri di di atap rumah warga disebabkan terlilitnya

Editor: esotribun
JAKARTA, TRIBUN - Insiden jatuhnya penerjun payung Brimob Polri di di atap rumah warga disebabkan terlilitnya tali payung utama di kaki korban.

Demikian dikatakan Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Baharudin Djafar mengklarifikasi informasi awal yang menyatakan payung utama, Bripda Lahsan Sanjani (20), tidak mengembang.

"Kejadian kemarin bukan payungnya yang tidak mengembang, tetapI karena tali yang terlilit kaki," kata Baharudin di Mapolda Metro Jaya, Selasa (21/12/2010).

Baharudin mengatakan insiden tersebut terjadi pada hari terakhir latihan yang digelar selama 20 hari. Sedangkan korban telah melakukan dua kali penerjunan yang sebelumnya berhasil mendarat.

"Dia (korban) terjun untuk kedua kalinya, seharusnya bila ada gangguan pada payung utama, langsung dibuka payung cadangan, tetapi korban tidak melakukannya," imbuh Baharudin.

Mantan Kabid Humas Polda Sumut itu mengatakan saat ini korban dalam koma dan sedang dilakukan perawatan di RS. Polri. "Korban terluka di bagian belakan leher," katanya.

Bripda Lahsan Sanjani  jatuh di atap rumah milik Apdi Manaf Rahmad, Komplek Komplek Kejaksaan No 31, Kelurahan Cipayung, Ciputat, Tanggerang Selatan, Senin (20/12/2010) sekitar pukul 14.30 Wib.

Anggota Brimob Kelapa Dua rutin melakukan kegiatan terjun payung di lapangan terbang Pondok Cabe.

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved