TRIBUNJAMBI.COM, KLATEN – Truk bernopol AD 1655 KE dari bertuliskan UD Maju Latu Aji dari arah barat tersebut ditabrak KA Argo Wilis yang mengarah ke Surabaya.
Tempat kejadian perkara berada di palang pintu KA 283 Krapyak di Dusun Krapyak, Desa Merbung, Kecamatan Klaten Selatan. Peristiwa terjadi sekitar pukul 14.40 WIB, Rabu (22/2/2012).
Akibatnya, truk bermuatan pasir tersebut muatannya tumpah ruah di jalur kereta api.
“Saya sengaja membiarkannya supaya lewat duluan sebelum pintu (palang kereta) sepenuhnya saya tutup. Namun karena truk penuh dengan muatan pasir dan jalan yang tidak rata, maka truk itu jalannya sangat lambat sekali,” jelas Subandi (43), petugas palang pintu asal Dukuh Soko, Desa Tabong Wetan, Kecamatan Kalikotes itu, Klaten, Rabu (22/2/2012).
Akibat terhantam kereta api dalam kecepatan tinggi, truk berwarna kuning itu rusak parah. Bagian kepala truk penyok tak beraturan, dan papan bak sebelah kanan pecah. Truk terseret sekitar lima meter dan terpental hingga berbalik arah.
Sopir truk yang menjadi korban tunggal terpelanting sekitar 30 meter dari lokasi kejadian. Akibatnya korban tewas di tempat. Saat ini jenazah berada di kamar mayat RS dr Soeradji Tirtonegoro Klaten.
Kasatlantas Polres Klaten AKP Yuswanto Ardi mengatakan, hasil penyelidikan sementara diperoleh bahwa petugas palang pintu diduga terlambat dalam menutup palang pintu.
Sedangkan sopir truk yang meninggal belum diketahui identitasnya.
“Namun demikian dalam pemeriksaan, petugas palang pintu sudah berusaha menutup pintu tersebut. Pihak kami masih mendalami penyelidikan kasus ini lebih lanjut,” tuturnya. (*)