Siswi SMK Ikut Pria Beristri Gabung Kelompok Pencuri, Misteri Gadis Hilang saat Galungan Terungkap
Secarik surat yang ditinggalkan seorang siswi SMK di Bangli, Bali, membuat kaget keluarganya. "saya ingin bekerja, setelah sukses saya baru ..."
Misteri Hilangnya Siswi SMK saat Galungan di Bali Terungkap, Ikut Pria Beristri Gabung Kelompok Pencuri
TRIBUNJAMBI.COM, BANGLI - Secarik surat yang ditinggalkan seorang siswi SMK di Bangli, Bali, membuat kaget keluarganya.
"saya ingin bekerja, setelah sukses saya baru saya pulang" demikian bunyi tulisan itu.
Namun kemarin, gadis 16 tahun itu membuat kaget semua orang karena ternyata pergi dengan pria beristri dan melakukan pencurian.
Tim gabungan Polres Bangli dan Polsek Susut berhasil mengungkap kasus pencurian perhiasan emas.
Baca Juga
Hubungan Kevin Sanjaya dan Natasha Wilona Terhalang Sosok Seven of Swords, Calon Suami?
Natasha Wilona Tak Putus dengan Kevin Sanjaya, Atta Halilintar Jadi Saksi Pengakuan Baik-baik Saja
Siapa Sebenarnya Asha Shara? Perempuan Mantan Raffi Ahmad Dahulu Bikin Yuni Shara Meradang
Foto Nagita Slavina Pakai Gaun Ketat Bikin Kaget, Perubahan Bagian Tubuh sangat Terlihat
Masa Lalu Prilly Latuconsina yang Tak Diketahui Orang, Ternyata Kerja Jual Barang dari Luar Negeri
Bentuk Tubuh Prilly Latuconsina Menipu, Ternyata Ini Tinggi Badan Sesungguhnya
Usut punya usut, kasus tersebut ternyata masih ada kaitannya dengan NWM, yang meninggalkan rumah pada hari raya Galungan, Rabu (24/7/2019).
Kasubag Humas Polres Bangli, AKP Sulhadi saat ditemui pada Senin (29/7/2019), menjelaskan pengungkapan kasus tersebut bermula dari laporan polisi seorang perempuan meninggalkan rumah pada Rabu (24/7/2019).
Dimana ayah gadis 16 tahun itu, INB melaporkan anaknya telah meninggalkan rumah.
“Kejadian tersebut dilaporkan pada hari Jumat (26/7/2019) siang. Ia melaporkan bahwa anaknya, meninggalkan rumah pada hari Rabu (24/7/2019) sore hari, sekitar pukul 16.00 wita. Pada saat itu, ia (NWM) pamitannya mau ke warung untuk berbelanja dengan mengendarai sepeda motor Yamaha Xeon,” ujarnya.
Selain meninggalkan rumah, pelajar salah satu SMK di Bangli itu juga meninggalkan secarik surat.
Dimana isi tulisannya ‘saya ingin bekerja, setelah sukses saya baru saya pulang’.
NWM juga sempat mengirim pesan singkat pada ayahnya, mengatakan telah mendapatkan pekerjaan serta berharap agar ibunya tidak perlu khawatir.
Hanya saja, saat berusaha dihubungi oleh orangtuanya, telepon seluler NWM tidak aktif.
“Pesan itu berbunyi ‘tiang ampu megae ne, ne di pabrik tepung di tabanan. De meme sebet’. Dari sms tersebut, orang tua NWM melaporkan kejadian itu ke Polsek Susut, dan langsung ditindaklanjuti,” ungkapnya.