Pengusaha Jambi Borong Aset Giant Ekspres Jakarta yang akan Tutup,Siapa Sebenarnya Suprapto?
Semua inventaris Giant yang ada bakal dijual melalui proses pelelangan. Siapa sebenarnya pengusaha Jambi bernama Suprapto yang memborongnya?
Semua inventaris Giant yang ada bakal dijual melalui proses pelelangan. Siapa sebenarnya pengusaha Jambi bernama Suprapto yang memborongnya?
TRIBUNJAMBI.COM, MAMPANG PRAPATAN - Gerai retail Giant Ekspres Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, akan resmi ditutup pada 31 Juli 2019.
Semua inventaris Giant yang ada bakal dijual melalui proses pelelangan.
Aset-aset Giant itu antara lain mesin pendingin, laci, rak, dan mesin hitung di meja kasir.
Harganya beragam, mulai dari ratusan ribu sampai belasan juta rupiah.
Baca Juga
Berat dan Tinggi Badan Nella Kharisma dan Via Vallen Sesungguhnya, Menipu Jika Lihat Bentuk Tubuh
Siapa Suami Via Vallen Si Bojo Galak? Sosok Pria Ini Kerap Berdiri di Belakang Pedangdut Cantik
Siapakah Suami Nella Kharisma? Banyak Fans Tak Percaya Cak Malik Menikahi Si Jaran Goyang
Istri Bapak Patah Hati Nasional Didi Kempot Ternyata Sangat Cantik, Penyanyi Dangdut Yan Vellia
Gandeng (39), salah satu karyawan Giant mengatakan, mayoritas aset tersebut diborong oleh pengusaha asal Jambi bernama Suprapto.
"Diborong sama Pak Suprapto. Dia mau buka usaha katanya di Jambi," kata Gandeng saat ditemui pada Sabtu (27/7/2019).
Pantauan TribunJakarta.com, nama Suprapto juga terlihat pada stiker yang ditempel di beberapa inventaris Giant.
Gandeng menuturkan, beberapa karyawan Giant juga diajak bergabung ke Jambi. Namun, sambungnya, rata-rata karyawan menolak ajakan tersebut.
"Enggak lah, jauh. Orang jauh saja kayak perantau datang ke Jakarta kok," tuturnya.

Kondisi seminggu jelang tutup
Tak sampai sepekan lagi, Giant Ekspres Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, bakal resmi ditutup.
Di hari-hari terakhir jelang penutupan, TribunJakarta.com coba menyambangi pusat perbelanjaan itu.
Suasananya terasa begitu sunyi. Tak ada lagi aktivitas jual beli di dalamnya.