Ramadan Kebutuhan Gas Meningkat, Warga Muara Sabak Rela Mandi Keringat untuk Dapat Gas 3 Kg

Sejak pagi puluhan bahkan ratusan masyarakat padati pangkalan gas di Kelurahan Sabak Ulu, Muara Sabak untuk mendapatkan gas 3 kg.

Ramadan Kebutuhan Gas Meningkat, Warga Muara Sabak Rela Mandi Keringat untuk Dapat Gas 3 Kg
tribunjambi/Abdullah Usman
Warga di Kelurahan Sabak Ulu Muara Sabak antre sejak pagi untuk bisa mendapatkan gas 3 kg. Mereka khawatir tak kebagian, mengingat saat Ramadan kebutuhan gas LPG meningkat. 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Sepekan bulan puasa berjalan, sejak pagi puluhan bahkan ratusan masyarakat padati pangkalan gas di Kelurahan Sabak Ulu, Muara Sabak untuk mendapatkan gas 3 kg.

Pantauan Tribunjambi.com di lapangan, sejak pukul 6.30 di salah satu pangkalan gas yang berada di Kecamatan Sabak Timur puluhan masyarakatnya sudah berkumpul untuk mengantre gas 3 kg. Bahkan mereka rela bermandi keringat untuk mendapatkan gas 3 kg.

Meski pasokan gas di masayarakat cukup banyak, namun karena kebutuhan masak yang meningkat di bulan Ramadan, banyak masyarakat yang khawatir tak kebagian gas 3 kg.

“Dari jam 06,00 tadi lah di sini bang, memang hari ini ramenyo lain dari hari biasonyo kalo dak berdesak desakan dak akan dapat gas kayaknyo ni. Mano sekarang lagi banyak banyaknyo makek gas,” ujar Lasmini (32) ibu rumah tangga.

Katanya, memasuki pertengahan puasa seperti saat ini kebutuhan gas sangat menjadi sangat penting. Pasalnya selain untuk memasak kebutuhan berbuka dan sahur. Gas juga diperlukan untuk usaha kecil seperti membuat kue.

Baca: Rayakan Kelulusan di Bulan Ramadan, Siswa SMAN 1 Kuala Tungkal Bagi-bagi Takjil dan Doa Bersama

Baca: Ternyata Begini Kelakuan HS (25) di Tempat Kerja, Pria yang Ancam akan Penggal Kepala Jokowi

Baca: Pratu Kasnun Tewas Ditembak KKB, Mayor Jenderal Musuh Ditangkap TNI saat akan Menyeberang

Baca: Driver Ojek Online Ini Lolos Jadi Anggota DPRD dari PSI, Ternyata Pernah Mimpi Ditemui Jokowi-Iriana

Saat proses antrean perang mulut antar pembeli seolah menjadi hal lumrah. Dimana banyaknya pembeli yang berdesak-desakan membuat pihak pangkalan kewalahan untuk melayani para pembeli.

“Sayo sudah bilang antre jangan rame-rame, kalo dak mau diatur kayak gini besok sayo dak mau lagi ambek gas uruslah di kamu,” ujar pemilik pangkalan kesal.

Untuk di Muara Sabak Timur sendiri, gas 3 kg per tabung dijual Rp 20 ribu. Untuk mendapatkannya setiap pembeli harus menunjukan kartu tanda penduduk.

Penulis: Abdullah Usman
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved