Harga Sawit Anjlok Sambako Naik, Petani Sawit di Tanjab Barat Menjerit

Sempat membaik harga Tandan Buah Segar (TBS) sawit di Tanjab Barat kembali anjlok hanya Rp 8 ratus per kilogram.

Harga Sawit Anjlok Sambako Naik, Petani Sawit di Tanjab Barat Menjerit
Tribunjambi/Darwin
Petani sawit di Tanjab Barat mengeluhkan harga sawot yang anjlok saat Ramadan. 

Harga Sawit Anjlok Sambako Naik, Petani Sawit di Tanjab Barat Menjerit

TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL – Sempat membaik harga Tandan Buah Segar (TBS) sawit di Tanjab Barat kembali anjlok hanya Rp 8 ratus per kilogram.

Akibatnya para petani sawit di Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjung Jabung Barat menjerit. Bagimana tidak, saat harga sawit turun, harga sembako justru merangkak naik.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Tribunjambi.com di lapangan, meskipun sempat naik, harga kelapa sawit saat ini hanya Rp 800 per kilogramnya.

‎Yudi, Petani kelapa sawit di Kelurahan Mekar Jaya, penurunan harga jual sawit ini menjadi pukulan telak bagi ekonomi petani. Karena omset petani dipastikan anjlok, terlebih saat ini bulan puasa banyak kebutuhan yang meningkat.

“Dengan harga Rp 850 per kilo saja kita masih kesulitan mengatur beban produksi, apa lagi kalau nanti dikurangi lagi. Bayangkan berapa ratus petani di Tanjab Barat ini yang menderita akibat anjloknya harga jual," terangnya.

Baca: Saat Ramadan, Harga Gas 3 Kg di Merangin Melonjak Hingga Rp 40 Ribu

Baca: Enam Nama Ini Lolos Seleksi Administrasi Calon Sekda Tanjab Barat, Berikut Hasilnya

Baca: Rayakan Kelulusan di Bulan Ramadan, Siswa SMAN 1 Kuala Tungkal Bagi-bagi Takjil dan Doa Bersama

Baca: Ramadan Kebutuhan Gas Meningkat, Warga Muara Sabak Rela Mandi Keringat untuk Dapat Gas 3 Kg

Meski mengeluh dengan penurunan harga TBS, sebagai petani, Yudi mengaku tidak bisa berbuat apa-apa. Dia hanya berharap pemerintah turun tangan mengatasi masalah harga sawit yang anjlok.

"Kepada siapa lagi petani berharap kalau bukan pada pemerintah. ‎Pemerintah harus mencarikan solusinya supaya harga TBS bisa naik. Bukan turun seperti ini," harapnya.

Hal senada juga dikatakan Ismail, Petani asal Desa Mandala Jaya ini, ‎merasa sangat terpukul dengan anjloknya harga TBS yang harganya sekitar sebulan lalu naik, kini turun lagi.

"Baru satu bulan naik. Kini jatuh lagi. Yang kita harapkan itu naik terus nilainya bukan malah jatuh seperti ini. Bulan puasa ini, kita berharap harga TBS naik lagi. Bukan malah sebaliknya. Apa lagi saat seperti ini panen TBS justru mengalami penurunan produksi," ungkapnya.

Sementara itu berdasarkan informasi yang dihimpun Tribunjambi.com harga sawit di pabrik bervariasi, tergantung jenisnya.

Halaman
12
Penulis: Darwin
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved