Sertifikat Eliminasi Malaria

Safrial Terima Sertifikat Eliminasi Malaria dari Menkes RI,Ini yang Direncanakan Bupati Tanjab Barat

Safrial Terima Sertifikat Eliminasi Malaria dari Menkes RI,Ini yang Direncanakan Bupati Tanjab Barat

Safrial Terima Sertifikat Eliminasi Malaria dari Menkes RI,Ini yang Direncanakan Bupati Tanjab Barat
IST
Bupati Tanjab Barat menerima sertifikat bebas malaria dari Kementrian Kesehatan RI 

Safrial Terima Sertifikat Eliminasi Malaria dari Menkes RI,Ini yang Direncanakan Bupati Tanjab Barat

TRIBUNJAMBI.COM, DENPASAR - Bupati Tanjung Jabung Barat, Ir Safrial, menerima sertifikat eliminasi Malaria dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Perhargaan itu diterima Bupati Tanjung Jabung Barat Safrial yang didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Cici Halimah dan Kadis Kesehatan Tanjab Barat Andi Pada, saat menghadiri acara Peringatan Hari Malaria sedunia, Senin (13/5/2019).

Baca: 4 Terdakwa Kasus Kredit Fiktif Mandiri KCP Bank Mandiri, Rimbo Bujang, Dituntut 1,5 Tahun Penjara

Baca: Terungkap dari Hasil Otopsi, Vera Oktaria tak Hubungan Badan Sebelum Dibunuh & Dimutilasi

Baca: Kasus Kredit Fiktif Mandiri, Gerry, KCP Bank Mandiri, Rimbo Bujang, Dituntut 4,5 Tahun Penjara

Kegiatan ini berlangsung di Gedung Balai Desa Budaya Kertalangu, Kota Denpasar Bali mengangkat tema 'Bebas Malaria prestasi bangsa (Zero malaria starts with Me)'.

Pada kesempatan ini, Bupati Tanjung Jabung Barat, Safrial menerima sertifikat eliminasi malaria dari Menteri Kesehatan Republik Indonesia Prof Dr dr Nila Faried Moeloek dan melakukan penandatanganan komitmen Bupati Tanjab Barat untuk pemeliharaan daerah Eliminasi malari

Mendagri Cahyo Kumolo dalam sambutannya menyampaikan bahwa terdapat 11 kabupaten kota telah menerima sertifikat bebas malaria.

Bupati dan Ketua TP PKK Tanjab Barat di Denpasar, Bali saat menerima penghargaan dari Menkes RI
Bupati dan Ketua TP PKK Tanjab Barat di Denpasar, Bali saat menerima penghargaan dari Menkes RI (IST)

"Kami berharap gubernur selalu koordinasi ke kabupaten tentang komitmen eliminasi malaria ini," tegasnya.

Sementara itu Menteri kesehatan Prof Drdr. Nila Farid Moeloek, Sp, M (K) menyampaikan, kita perlu memperhatikan lingkungan sekitar, dengan prilaku bersih dan rapi. Disebutkannya dalam hal ini peran ibu PKK sangat dibutuhkan.

Menurutnya, semua lini harus komitmen dengan bebas malaria ini, sehingga Indonesia terbebas dan bersih dari malaria yang akan dicapai pada tahun 2030 nantinya.

Baca: Bukan 62 Persen, Survei Internal Demokrat Nyatakan Prabowo Menang 54 Persen, Lihat Hasil Situng KPU

Baca: Ditpolair Polda Jambi, Amankan 3 Pelaku Penyelundup Baby Lobster, 1 Diantarannya Masih Di Bawah Umur

Baca: Petani Sawit di Batanghari Mengeluh, Harga TBS Anjlok Menjadi Rp950 Per Kg

Saat forum tersebut, Bupati Tanjung Jabung Barat menyampaikan komitmen untuk pemeliharaan daerah eliminasi malaria.

Salah satu upayanya itu akan melakukan MOU dengan OPD terkait di Kabupaten Tanjung Jabung Barat seperti dinas perikanan, perkebunan, dinas kesehatan serta OPD terkait lainnya tentang jenis ikan yang bisa hidup di daerah rawa

"Kita akan pelihara ikan untuk makan jentik nyamuk ini, sejenis ikan cupang itulah," kata Bupati.

Safrial juga memaparkan tentang pencegahan dini nyamuk malaria di kabupatennya antaranya membentuk pos malaria Desa.

"Ini baru percobaaan, nantinya peran dari OPD terkait, Camat, Kepala Desa, dan Ibu Penggerak PKK nantinya sangat dibutuhkan untuk mensukseskan eliminasi malaria, sehingga Tanjung Jabung Barat bersih dari wabah malaria," katanya.

Safrial Terima Sertifikat Eliminasi Malaria dari Menkes RI,Ini yang Direncanakan Bupati Tanjab Barat (Darwin Sijabat/Tribun Jambi)

Penulis: Darwin
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved