Berita Kriminal Jambi

Pegawai Salon Jadi Kurir, Diringkus BNNK Tanjabtim, Saat Hendak Antar Sabu ke Lapas Muara Sabak

Pegawai Salon Jadi Kurir, Diringkus BNNK Tanjabtim, Saat Hendak Antar Sabu ke Lapas Muara Sabak

Pegawai Salon Jadi Kurir, Diringkus BNNK Tanjabtim, Saat Hendak Antar Sabu ke Lapas Muara Sabak
tribunjambi/Abdullah Usman
Pegawai Salon Jadi Kurir, Diringkus BNNK Tanjabtim, Saat Hendak Antar Sabu ke Lapas Muara Sabak 

Pegawai Salon Jadi Kurir, Diringkus BNNK Tanjabtim, Saat Hendak Antar Sabu ke Lapas Muara Sabak

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - RR (20) gadis cantik dan seksi, asal Riau, terpaksa digelandang Badan Nasional Narkotika Kabupaten (BNNK) Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim).

Ia kedapatan mengantar barang haram narkotika jenis sabu, ke lapas narkoba Muara Sabak.

RR (20) yang diketahui merupakan seorang pekerja salon tersebut, diringkus pihak BNNK Senin (29/4/2019) sekira pukul 10.15 WIB.

Baca: VIDEO: Tiga Napi, Satu Sipir, dan Kurir Sabu Ditangkap BNN Jambi di Lapas Kuala Tungkal

Baca: Dulu Pernah Viral Kasus Tembak Jokowi Sebelum Kasus Penggal Jokowi Bagaimana Kelanjutannya Kini?

Baca: Pro Kontra Pasar Malam di Kawasan Masjid As Sulton, Sarolangun, Panitia: Untuk Menarik Pengunjung

Kurir cantik RR yang diamankan petugas BNNK tersebut tepat di depan LP Narkotika Muara Sabak, ketika hendak mengantarkan 10 paket kecil sabu ke pemesan yang berada di lapas.

“ Ya, tersangka RR ini kita amankan ketika dirinya hendak mengantarkan BB tersebut ke pemesan. Saat digeledah, kita temukan paket sabu tersimpan di dalam sepatu yang digunakannya. Dan, ini sudah dilakukan pengintaian selama satu bulan,” sebut AKBP Cecep Subariat, Kepala BNNK Tanjab Timur, saat konferensi pers Senin (13/5/2019).

Tersangka RR diamankan BNNK Tanjab Timur
Tersangka RR diamankan BNNK Tanjab Timur (tribunjambi/Abdullah Usman)

Menurut Cecep, modus tersangka sebagai pengunjung, namun membawa sabu atas pemesanan tersangka yang ada di lapas. Tapi kata Cecep, statusnya bukan napi, masih dalam penyelidikan.

“Inisialnya MRA, merupakan napi titipan Polres Tanjab Timur. Dan, saat ini masih dalam tahap pengembangan,” jelas AKBP Cecep Subariat, kepada Tribunjambi.com.

Untuk total BB yang diamankan ada 10 paket sabu dengan berat 2,200 gram. Yang disimpan tersangka di dalam sepatunya.

Baca: Terungkap dari Hasil Otopsi, Vera Oktaria tak Hubungan Badan Sebelum Dibunuh & Dimutilasi

Baca: Kasus Kredit Fiktif Mandiri, Gerry, KCP Bank Mandiri, Rimbo Bujang, Dituntut 4,5 Tahun Penjara

Baca: 4 Terdakwa Kasus Kredit Fiktif Mandiri KCP Bank Mandiri, Rimbo Bujang, Dituntut 1,5 Tahun Penjara

BB lalinya juga berhasil ditemukan dari hasil pengembangan di rumah TSK di Jambi, di kawasan Beringin, Thehok, ditemukan alat hisap sabu (bong).

“Tersangka ini selain berperan sebagai kurir, juga sebagai pemakai. Ini diketahui dari hasil tes urine yang kita lakukan,” jelasnya, kepada Tribunjambi.com.

Dalam menjalankan aksinya bilang Cecep, RR dibayar Rp1 juta oleh pemesan sekali antar. Karena tergiur akan uang, tersangka menerima tawaran sebelum akhirnya tertangkap.

Ketika disinggung ada keterkaitan tidaknya dengan jaringan lapas, BNNK Tanjab Timur menyebut untuk sementara tidak ada, karena pemesan masih tersangka bukan napi. Dan, ada satu orang sudah diperiksa di Polres.

“Untuk tersangka dijerat Undang-undang Nomor 35 tahun 2009 Pasal 114 ayat 1 112 ayat 1 tambah 127 karena pemakai. Dengan ancaman di atas 5 tahun,” jelasnya.

Pegawai Salon Jadi Kurir, Diringkus BNNK Tanjabtim, Saat Hendak Antar Sabu ke Lapas Muara Sabak (Abdullah Usman/Tribun Jambi)

Penulis: Abdullah Usman
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved